Polres Aceh Tamiang Gerebek Bengkel Perakit Senpi

tribratanewsaceh.com – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tamiang menggerebek sebuah bengkel perakit senjata api (Senpi) yang beroperasi tak jauh dari jalan lintas Medan-Banda Aceh tepatnya di Dusun Istana, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (05/01/17).

Dari dalam bengkel sepeda motor tersebut polisi turut mengamankan satu orang tersangka dan sejumlah pucuk senjata api baik yang sudah dirakit maupun masih berbentuk kerangka. Selain menemukan senpi rakitan, petugas juga menyita puluhan selongsogan peluru baik aktif dan kosong.

Aksi penggerebekan bengkel sepeda motor oleh belasan personel Resmob tersebut sempat ramai menjadi tontonan warga setempat maupun warga yang melintas. Pasalnya lokasi bengkel hanya berjarak sekitar 20 meter dari jalan raya. Sempat terjadi bersitegang anatara polisi dan ayah pelaku, Burhanuddin, saat pelaku akan diboyong polisi.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK dalam keterangan persnya kepada tribratanews.polresacehtamiang.com di Mapolsek Karang Baru, Kamis (05/01/17) mengatakan, pembongkaran aktivitas pembuatan senjata api rakitan/ilegal tersebut awalnya dilakukan oleh tim Unit Resmob Polsek Karang Baru bersama Kapolsek Iptu. Alviandi Lubis, sekitar pukul 12.00 WIB.

Pada saat penggerebekan, pihaknya langsung mengamankan seorang laki-laki inisial AF (28) yang diketahui sebagai pemilik sekaligus pengelola bengkel. “AF diduga sebagai pelaku perakit senjata api yang telah kita sita ini,” tegas Yoga.

Kapolres mengungkapkan, kegiatan AF memproduksi senpi rakitan sudah terhendus oleh anggota Polsek Karang Baru sehingga tak perlu waktu lama langsung dilakukan penggerebekan di TKP. Aktivitas perbengkelan agak tertutup jika tidak dilihat secara seksama bakal tidak tanda bengkel tersebut. Saat disergap AF tidak berkutik. Selanjutnya tersangka dan sejumlah barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Karang Baru.

Dipaparkan, barang bukti yang disita petugas diantaranya, satu pucuk senpi rakitan jenis FN, tiga pucuk rangka senpi yang belum sempat dirakit dan satu pucuk rangka senpi laras panjang.

Berikutnya, tiga buah magazen, 61 selonsong amunisi untuk senjata laras panjang jenis SS1, satu buah amunisi aktif jenis SS1, dua buah amunisi aktif FN, satu buah selongsong FN, satu pucuk senapan angin dan senpi mainan, sebilah samurai dan satu buah selongsong bom asap.

Polisi juga menyita satu box amunisi besi, notebook milik pelaku beserta modem dan peralatan bengkel seperti gerenda dan mesin las yang diduga kuat sebagai alat untuk membuat senpi rakitan tersebut.

Atas temuan tersebut, otoritas Polres Aceh Tamiang sudah memasang police line/garis polisi guna mengamankan TKP. Selanjutnya akan melakukan penyelidikan dan pengembangan dengan cara pemeriksaan tehadap TSK.

“Kasus ini akan dikembangkan terlebih dahulu atas keterlibatan sipembuat senpi atau memang ada pemesan, serta apakah pernah diperjual belikan. Untuk itu akan segera ditindaklanjuti pengembangannya untuk mengungkap jaringan tersangka,” pungkasnya sembari menambahkan, atas perbuatannya, tersangka AF dikenakan Undang- undang darurat Nomor 12/1951 tentang senjata api.

 

Humas Atam

Riyan Nanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *