Polisi Bantu Nelayan Pulau Aceh

DSC02173

Foto Polisi Perairan Polda Aceh membantu masyarakat pulau Aceh

Tribratanewsaceh – Dalam rangka mengimplementasi program Polmas (Perpolisian Masyarakat), anggota Ditpolair Polda Aceh, Senin (27/10/2015), di pulau Aceh, menyelenggarakan tugas kepolisian secara rutin dan sebagai wujud yang didasari kepada pemahaman bahwa untuk menciptakan kondisi aman dan tertib, tidak mungkin dilakukan oleh Polri sepihak sebagai subjek dan masyarakat sebagai objek, melainkan harus dilakukan bersama oleh Polisi dan masyarakat.

Hal itu dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui kemitraan Polisi dengan masyarakat, sehingga secara bersama-sama mampu mendeteksi dini gejala yang dapat menimbulkan permasalahan di masyarakat, mampu mendapatkan solusi untuk mengantisipasi permasalahannya dan mampu memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungannya serta terciptanya kamtibmas di wilayah sekitar.

DSC02209

Foto Wadir Polair Polda Aceh AKBP Edwin Rachmat Adikusumo bersama masyarakat

Dalam melakukan pendekatan dan menjalin kerjasama yang solid terhadap masyarakat pesisir khususnya, Dit Polair Polda Aceh melalui program Polisi Masyarakat (Polmas) Perairan, menggandeng warga di sekitar pesisir serta masyarakat-masyarakat pulau terluar yang berpenghuni ( seperti pulau Aceh) untuk dapat juga berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Bertempat di Balai Nelayan Lampulo dan tempat berangkatnya para penumpang yang hendak menuju pulau Aceh, kegiatan Polmas ini di koordinator serta dipimpin langsung oleh Wadir Polair Polda Aceh AKBP Edwin Rachmat Adikusumo beserta para Komandan Kapal dan melibatkan juga para ABK kapal patroli sebagai anggota, beliau mengatakan “bahwa program kemitraan lewat Polmas perairan, bukan hanya sekedar untuk nelayan yang sedang melaut, tapi juga digalakkan bagi masyarakat pesisir pantai, karena dinilai keduanya sama-sama penting. Menjaga keamanan dan ketertiban di laut sudah seharusnya ditingkatkan. Kasus pencurian ikan di laut dan kasus pengrusakan terumbu karang, trafficking, illegal mining serta tindak pidana dilaut oleh oknum tertentu memang akan menjadi kasus prioritas beserta kasus kejahatan lainnya.”

Akan tetapi beliau mengatakan kita bukan hanya fokus kepada bidang tersebut, tetapi disamping kita mengamankan wilayah perairan tersebut apa salah nya kita juga berbuat sesuatu yang bermanfaat terhadap masyarakat seperti membantu mereka dalam hal – hal yang bernilai ibadah, sehingga polisi bisa juga menjadi polisi yang berbasis syariah seperti slogan yang di emban di bumi Aceh yaitu bumi serambi mekkah .

Beliau berharap dengan program Polmas perairan ini mampu mendekatkan aparat kepolisian  dengan masyarakat. Lewat program ini pihaknya berharap bisa merebut hati masyarakat. Sehingga masyarakat menilai anggota polisi perairan merupakan mitra kerja yang sangat harmonis dan tidak perlu ditakuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *