Satu Persatu Kelompok Bersenjata Turun Gunung, Tanpa Amnesti

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs M.Husein Hamidi, Kabid Humas Kombes Pol T.Saladin SH, dan Si Nasrul Alias Si kleung serta Keluarga saat menyerahkan diri sebulan yang Lalu

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs M.Husein Hamidi, Kabid Humas Kombes Pol T.Saladin SH, dan Si Nasrul Alias Kleung serta Keluarga saat menyerahkan diri sebulan yang Lalu

tribratanewsaceh.comSetelah melakukan proses negosiasi selama beberapa Minggu, akhirnya dua orang Kelompok kriminal bersenjata Raja Rimba dari wilayah Peureulak menyerahkan dirinya kepada pihak Kepolisian, Selasa (16/02/16).

Si kleung anggota Raja Rimba yang duluan menyerah, beberapa minggu sebelum Raja Rimba menyerahkan diri, Nasrul sudah berkomunikasi dengan bahrum alias Raja Rimba, dia akan menyerahkan diri, serta akan menyerahkan barang bukti kepada pihak yang berwajib.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol T.Saladin SH mengatakan,” satu hari sebelum menyerahkan diri, Raja Rimba sudah menjalin komunikasi dengan jaringan kami dan memperlihatkan barang bukti kepada sipil yang menjadi jaringan kami.

Kemudian mantan Kapolres Katingan sudah menyampaikan saat si kleung menyerah beberapa bulan yang lalu, Kelompok kriminal bersenjata di Aceh apabila ingin menyerahkan diri, silahkan langsung kepada Kepolisian baik Polsek terdekat, Polres, dan Polda Aceh.

Proses penyerahan diri dua anggota Kelompok kriminal bersenjata tersebut terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan oleh Bahrum alias Raja Rimba, di Desa Paya Meli, yang dijemput langsung oleh Kapolres Aceh Timur, sekira pukul 12.00 WIB. tidak lama kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB, Samsul alias Ta’en (DPO pelaku penculikkan warga Asing, Malcom) turut menyerahkan dirinya.

Banyak pihak mengapresiasi langkah yang diambil Nasrul kemudian di ikuti oleh Raja Rimba serta Anak buahnya Tae’un yakni menyerahkan dirinya kepada pihak Kepolisian dengan rasa kesadaran tanpa paksaan.

Walaupun demikian, proses hukum tetap akan dijalankan dengan pertimbangan memberikan serta memohonkan keringanan hukuman kepada Nasrul, Bahrum dan Samsul yang dinilai telah berlaku Kooperatif kepada pihak Kepolisian.

20160216_174002Barang bukti yang di serahkan berupa, satu pucuk senjata laras panjang jenis AK 56, satu buah magazine Ak 56 dan 18 butir peluru Ak, satu pucuk senjata air soft gun merk KWC,  27 butir peluru FN, tiga buah baju loreng, satu buah tas punggung warna hitam merk puma dan satu buah topi merk Levis warna biru dongker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *