Kayu Olahan Siap Jual Disita Satuan Reserse Polresta Banda Aceh

Tribratanewsaceh.com –Sebanyak 10 orang pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan Sebanyak 27,5 kubik kayu olahan berbagai jenis dan ukuran disita satuan reserse dan kriminal Polresta Banda Aceh dalam kasus illegal logging.

Mereka dikenakan Pasal 88 Jo Pasal 83 Jo pasal 16 Undang Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan. Seluruhnya disita dari truck dan becak barang yang mengangkut kayu saat melintasi Simpang Rima Kec. Peukan Bada dan Ingin Jaya.

3-7

“Saat ditangkap baik sopir maupun pengemudi becak barang tidak dapat memperlihatkan dokumen kayu sehingga terpaksa kami sita,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin di damping Waka Polresta Banda Aceh Drs. Sugeng HS, Kamis (28/7)

Menurut Saladin dari hasil pemeriksaan awal terungkap seluruh kayu rencanannya akan didistribusikan ke sejumlah panglong dan usaha perabotan di Banda Aceh. Kondisi tersebut mengingat tingginya permintaan masyarakat akan kayu untuk berbagai keperluan.

“Di Banda Aceh kan tidak ada hutan, jadi ini menjadi pasar bagi para pelaku. Kayu-kayu ini umumnya berasal dari pegunungan Lamno Aceh Jaya dan Aceh Besar dengan nilai jual perkubik sekitar Rp 3,5 hingga Rp 4 juta,” kata Saladin.

Dikatakannya penangkapan dilakukan setelah kepolisian menerima banyaknya laporan maraknya aktifitas perambahan hutan di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya. Kayu yang diamankan tersebut diantarannya berjenis semantok, sembarang merah, meranti dan damar laut yang merupakan kayu kualitas cukup baik.

“Kami akhirnya menurunkan tim untuk melacak kebenaran informasi dan menangkap kayu kayu ini. Jenisnya macam-macam tapi rata-rata kayu berkualitas cukup baik seperti semantok,” ujar Saladin.

Pantuan TRIBRATABANDAACEH, ke 27 kubik kayu tersebut turut diamankan bersama kendaraan yang mengangkutnya diantarannya emapt kendaraan roda empat masing masing truck Isuzu nomor polisi BL 8813 Z , Mitsubshi Fuso BL 8700 Ac, Mitsubishi jenis L300 Pick up BL 8237 LE dan Suzuki Pick up BL 8191 AM. Sementara sisannya ditangkap saat dibawa menggunakan empat unit becak barang.

“Nilai kayunya sekitar Rp 100 juta. Kasus ini secepatnya kami limpahkan ke kejaksaan agar dapat segera disidangkan,” Kombes Saladin. (di/ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *