Sidang Pantokhir di Polda Aceh, 301 Casis Lulus PTU dan 5 Casis Lulus TI‎ Penerimaan Polri 2017

Tribratanewsaceh.com – Sebanyak 301 calon siswa Polisi Tugas Umum (PTU) dan 5 calon siswa Polisi Teknologi Informasi (TI) yang ikut seleksi penerimaan Polri tahun anggaran 2017 dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan selama tujuh bulan.

Hal ini dikatakan oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak yang diwakili Wakapolda, Brigjen Pol Bambang Soetjahjo seusai memimpin jalannya Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) dan Teknologi Informasi (TI) tahun anggaran 2017‎ yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Mapolda Aceh, Banda Aceh, Sabtu (5/8/2017).

‎”Sebanyak 301 calon bintara tersebut terpilih melalui perangkingan dari total 378 calon bintara yang lulus melalui pengumuman sementara beberapa waktu lalu. Yang lulus tetapi tidak terpilih sebanyak 77 orang yang terdiri dari 69 laki-laki dan 8 wanita,” ujarnya saat diwawancarai.

‎Wakapolda menjelaskan, perangkingan tersebut dilakukan berdasarkan nilai yang diperoleh calon bintara saat mengikuti sejumlah tahapan hingga ke tahapan pengumuman terakhir.

“378 orang itu sudah lulus, tetapi tidak semuanya terpilih saat melalui perangkingan‎ dikarenakan kuota penerimaan untuk Polda Aceh tahun ini hanya 301 orang yang terdiri dari 286 pria dan 15 wanita. Calon bintara PTU pria akan ikut pendidikan di SPN Seulawah dan calon bintara PTU wanita akan ikut pendidikan di Sepolwan Ciputat, Jakarta Selatan‎,” jelasnya.

Sementara, di bidang polisi Teknologi Informasi (TI) sebanyak 5 orang pria dan wanita dinyatakan lulus dari Polda Aceh‎. Kelima orang tersebut akan mengikuti pendidikan di SPN Cisarua Polda Jawa Barat dan akan bergabung dengan calon bintara TI yang lulus lainnya se Indonesia yang berjumlah 200 orang.

“Mereka akan mengikuti pendidikan serentak seluruh Indonesia terhitung mulai tanggal 9 Agustus 2017 hingga 9 Maret 2018,”‎ tambah Brigjen Pol Bambang Soetjahjo.

Salah satu peserta yang gugur bernama Zulfikar (20), warga asal Pulo Aceh, Aceh Besar mengatakan, dirinya merasa sedih karena tidak lulus melalui perangkingan dari nilai yang diperoleh dari sejumlah tahapan yang diikuti. Akan tetapi, dirinya tidak ingin berkecil hati hingga terpuruk dengan hasil yang dicapainya.

“Tidak lulus bang, mungkin belum rezeki tahun ini. Tapi tetap semangat dan nanti tahun depan coba ikut lagi‎,” katanya.

Pantauan di lokasi, isak tangis dan kesedihan menyelimuti para peserta seleksi penerimaan Polri ini. Kepala Biro SDM Polda Aceh, Kombes Pol Choirut Tauhid juga memberikan imbauan serta semangat dan motivasi kepada puluhan casis tersebut‎. Termasuk kepada salah satu peserta yang merupakan anak dari pejabat utama Polda Aceh, yakni Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Armensyah Thay, yang juga tidak lulus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *