Polresta Banda Aceh Raih Empat Emas di Piala Rektor Unsyiah Ke-II Tahun 2016

masuk-762x540-762x540ok1-768x512tribratanewsaceh.com- Empat emas, dua perak, satu perunggu atlet Tarung Derajat Polresta Banda Aceh berhasil raih mendali di Kejuaraan Satuan Latihan Tarung Derajat Kota Banda Aceh dengan merebutkan Piala Rektor Unsyiah Ke-II, Sabtu dan Minggu (12,13/03/16) di Gelanggang Sport Centre Unsyiah Banda Aceh.

Polresta Banda Aceh yang menurunkan sepuluh atlit, tujuh yang mendapatkan mendali di ajang Kejuaraan Satuan Latihan, tujuh mendali diantanya empat emas di sumbangkan oleh Bripda Evi Sumawi Ginting , Bripda Annisa Nurjannah, Bripda Yuni Lestari, Bripda Nurul Fauza F, sedangkan dua perak di sumbangkan oleh Bripda Fahmi dan Bripda Ibnu Riyadi, sementara satu perunggu di sumbangkan oleh Bripda Mifta Uddin.

Polresta mendapat posisi ketiga dari perolehan mendali di ajang Kejuaraan Satuan Latihan, sedangkan di posisi pertama dan berhak membawa pulang juara umum Piala Rektor Unsyiah Ke-II dari Satlat SMK N1 dengan perolehan mendali lima emas, empat perak, dan dua perunggu.

Sat Lat Unsyiah di posisi ke dua dengan empat emas, dua perak dan empat perunggu. Sat Lat Darul Ulum di posisi ke empat, dua emas, tiga perak dan satu perunggu. Sat Lat Ubudiyah di posisi ke lima, dua emas dan dua perak, Sat Lat UIN Ar Raniry di posisi ke enam, dua emas dan dua perunggu. Sat Lat BKPP Aceh di posisi ke tujuh, satu emas, empat perak, dan tujuh perunggu. Sat Lat Gor Koni Aceh di posisi ke delapan, satu emas, tiga perak, tiga perunggu. Sat Lat Askar di posisi ke sembilan dengan satu perak, satu perunggu. Sat Lat Serambi Mekkah di Posisi sepuluh tanpa mendali.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Zulkifli SStMk SH yang juga Ketua Pengcab Kodrat (Keluarga Olah Raga Tarung Derajat) Cabang Kota Banda Aceh, menutup Kejuaraan Satuan Latihan. dalam sambutanya Kapolresta mengatakan KITA datang ke sini bukan hanya untuk bertanding, tetapi juga bersilaturrahmi. Kalian yang bertarung disini adalah petarung terbaik. Tapi jangan bangga, ini bukan pertarungan terakhir kalian, karena masih ada pertarungan lain.

Kemarin dan hari ini jadikan pengalaman , apa yang telah kalian dapat, alami, dan rasakan. Jadikan itu buat pelajaran bagi diri kalian masing-masing. Tidak ada yang lebih hebat dari seorang pelatih, tidak ada yang lebih hebat dari seorang motivator, kecuali diri kalian sendiri. karenanya, terus berlatih. Ketika selesai bertanding kita berpelukan, artinya kita bertanding bukan dengan lawan, tetapi dengan patner, dan saudara. [ter]

Sumber : tribratanewsbandaaceh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: