Ancam Sebar Video Enak, Pria di Takengon Ditangkap Polisi

tribratanewsaceh.com – Kasatreskrim Polres Aceh Tengah AKP Agus Riwayanto SIK, MH dengan Personil berhasil Ungkap dan amankan tersangka Tindak pidana Pornografi dan informasi transaksi elektronik sesuai Psl 29 UU RI no 44 thn 2008, Tersangka berinisial ,Nama : S bin S 26 thn, Mahasiswa.
Kp. Tansaran .
Sbin S diduga telah melakukan tidak pidana Pornografi dan Inpormasi Transaksi Elektronik sebagaimana di maksudkan dalam pasal 29 Undang – Undang Republik Indonesia No. 44 Tahun 2008, tentang Pornografi Jo pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat 1 Undang – Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang – Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Senin 06 Juli 2020.
Kejadian berawal Rabu 1 Juli 2020, MG Korban Berkenalan Dengan S bin S (Lidik) Lewat Aplikasi Messeger, Kemudian SbinS Meminta Korban Mengirimkan Foto dan Video vulgar, entah angin apa yang membuat Mg mau mengirimkan permintaan tersangka, Setelah itu Dihari Yang Sama tersangka juga meminta beberapa adegan video pulgar, akan tetapi korban tidak memenuhi permintaan tersangka dan tersangka pun mengancam apabila permintaannya tidak dipenuhi tersangka
akan memviralkan poto dan video vulgar yang sebelumnya sempat dikirim korban kepada tersangka
Setelah permintaan tersangka tidak dipenuhi oleh korban, tersangka kemudian emposting foto dan video korban ke facebook dengan nama akun pandi bunsu, kemudian tersangka menscreenshoot postingannya dan mengirimkan kembali kepada korban lewat aplikasi mesenger, atas tindakan tersangka terhadap korban, korban merasa dipermalukan dan keberatan serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polres Aceh Tengah.
Dasar dari keterangan Korban, Sat reskrim
Melakukan Patroli cyber di Media Sosial dan berhasil mengungkap Identitas Tersangka,
Kemudian terhadap tersangka S bin S telah di lakukan Penangkapan dan penahanan dan mema sukkan tersangka ke Hotel prodeo dirutan Polres Aceh tengah.
Akibat tindakan pelaku melakukan tidak pidana Pornografi dan Informasi Transaksi Elektronik pelaku di jerat hukuman paling singkat 6 (enam) bulan paling lama 12 (dua belas) tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *