Buat SIM di Polresta Banda Aceh, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Tetap Antri

tribratanewsaceh.com – Menjadi isteri seorang polisi bukan berarti anda dapat lepas dari kewajiban mematuhi peraturan, salah satunnya disiplin berlalu lintas. Namun sebaliknya, status tersebut, harus menjadikan anda lebih disiplin dan taat agar menjadi contoh bagi masyarakat.

Pesan itulah setidaknya yang ingin disampaikan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Fauziah. Meski bersuamikan seorang perwira tinggi  polri, tidak membuat Fauziah yang juga isteri Kapolda Aceh Irjen Pol M Husein Hamidi, menjadikannya sosok yang tinggi hati.

4-5

Didampingi stafnya sesama anggota korp bhayangkari, Rabu siang, Fauziah Husein Hamidi tampak mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudi miliknya di Polresta Banda Aceh. Status isteri jenderal bintang dua yang disandangnya, tidak membuat Fauziah ingin mendapat pelayanan khusus.

Iapun tampak ikut mengantri bersama warga lainnya dan mengikuti prosedur pembuatan SIM sesuai ketentuan yang berlaku.  Bagi fauziah, kedisiplinan termasuk dalam hal berlalulintas, telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

“Memiliki SIM itu wajib hukumnya apalagi sering berkendaraan di jalan. Bukan karena saya isteri kapolda lantas bisa mengemudi tanpa kelengkapan surat-surat. Sebagai warga negara yang baik, kita wajib memiliki SIM,”kata Fauziah Husein Hamidi kepada tribratabandaaceh, Rabu (27/7).

Menurut Fauziah, ia telah memiliki SIM A jauh sebelum sang suami menjabat Kapolda Aceh. Hal tersebut karena tuntutan kesibukan sang suami yang membuatnya harus mengemudikan kendaraannya sendiri.

“Kalau SIM A sudah lama dan masa berlakunya tinggal satu bulan lagi, kecuali untuk SIM C saya baru membuatnya. Selama ini memang jarang naik sepeda motor,”kata Fauziah.

Ia mengatakan teratur memperpanjang SIM yang dikantongi sebulan sebelum masa berlakunya habis agar terbebas dari kewajiban membayar biaya keterlambatan atau denda. “Saya tidak mau mengambil resiko membayar denda, untuk itu walau masih berlaku satu bulan langsung diurus. Lebih cepatkan lebih baik. Untuk STNK juga begitu saya selalu prepare (mempersiapkannya),”kata Fauziah.

Pantauan tribrata, kehadiran orang nomor satu di korp persatuan isteri polisi tersebut, membuat beberapa petugas tampak canggung. Suasana mencair, setelah pembuatan SIM selesai dan ketua Bhayangkari Polda Aceh itu mengacungkan jempol untuk pelayanan petugas.

“Saya lihat sudah cukup bagus ya, petugasnya ramah,dan humanis, jadi dipertahankan terus. Agar masyarakat yang menurus kelengkapan surat suratnya merasa nyaman,”pungkas isteri Jenderal bintang dua itu. (Ser/San)

tribratanewsbandaaceh.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: