Cyberbullying

Exif_JPEG_420

Mukmin (Pakar IT)

Teknologi informasi bagai dua mata pisau, dapat membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan kita. Salah satu diantara beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi adalah dengan mencuatnya Cyberbullying.

Cyberbullying adalah sebuah perlakuan yang ditujukan dengan tujuan untuk mempermalukan, menakut-nakuti, atau menyebabkan kerugian pihak yang lemah dengan menggunakan sarana komunikasi teknologi informasi. Bahkan tidak jarang korban dari Cyberbullying mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, seperti yang dilakukan oleh Megan Taylor Meier setelah mengalami cyber bullying lewat sosial media oleh teman-temannya.

Bentuk-bentuk Cyberbullying
1. Flaming (perselisihan yang menyebar, yaitu ketika suatu perselisihan yang awalnya terjadi antara 2 orang (dalam skala kecil) dan kemudian menyebarluas sehingga melibatkan banyak orang (dalam skala besar) sehingga menjadi suatu permasalahan besar.

2. Harrasment (pelecehan), yaitu upaya seseorang untuk melecehkan orang lain dengan mengirim berbagai bentuk pesan baik tulisan maupun gambar yang bersifat menyakiti, menghina, memalukan, dan mengancam.

3. Denigration (fitnah), yaitu upaya seseorang menyebarkan kabar bohong yang bertujuan merusak reputasi orang lain.

4. Exclusion (pengucilan), yaitu upaya yang bersifat mengucilkan atau mengecualikan seseorang untuk bergabung dalam suatu kelompok atau komunitas atas alasan yang diskriminatif.

5. Outing and trickery (penipuan), yaitu upaya seseorang yang berpura-pura menjadi orang lain dan menyebarkan kabar bohong atau rahasia orang lain tersebut atau pihak ketiga.

Praktek yang Cyberbullying yang sering dilakukan :
1. Mengirimkan email atau sms kepada orang lain berisi hinaan, ancaman, cacian.
2. Menyebarkan hal-hal yang tidak menyenangkan melalui sms, email, komentar di jejaring sosial.
3. Mencuri identitas orang lain secara online kemudian membuat profile palsu lalu melakukan aktivitas yang merusak nama baik seseorang.
4. Membagikan gambar-gambar pribadi milik orang lain tanpa izin
5. Mengunggah informasi atau video milik orang lain tanpa izin
6. Membuat blog berisi fitnah, keburukan terhadap pihak tertentu.

Yang harus dilakukan oleh setiap orang di internet untuk mengatasi dan menghindari Cyberbullying antara lain:
1. Jangan merespon dan membalas aksi para pelaku bullying, karena pelaku bullying selalu menunggu-nunggu reaksi korban.
2. Simpan segala bukti yang ada di media internet. Kita bisa mescreen shot, menyimpan pesan, gambar atau materi yang dikirim pelaku, untuk kemudian menjadikannya sebagai barang bukti saat melapor ke pihak yang bisa membantu.
3. Selalu berprilaku sopan saat beraktivitas di dunia maya.
4. Gunakan segala bentuk media komunikasi seperti komputer, internet, telepon seluler, tablet dan peralatan elektronik lainnya untuk hal-hal positif dan tujuan damai.
5. Bagi pelaku Cyberbullying akan dijerat hukum sesuai UU no. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *