Dibalik Musibah Gempa, Sang Imam Muda Dari Brimob Mendadak Tenar

Tribratanewsaceh.com – Gempa bumi yang terjadi beberapa hari lalu di Pidie Jaya Provinsi Aceh berkekuatan 6,4 SR ini banyak memakan korban jiwa dan meluluh lantakkan puluhan bangunan, toko serta belasan rumah ibadah khususnya Mesjid Musa di Kecamatan Lueng Putu.

Dimana Mesjid tersebut sering digunakan oleh warga sekitar untuk berbagai acara baik keagamaan maupun acara desa. Kini Mesjid tersebut tidak lah sebagus dulu, yang mana sebagian bangunan Mesjid telah rusak akibat digoyang gempa bumi.

img-20161211-wa0010Atas bantuan dan pertolongan baik personel TNI/Polri dan sejumlah relawan lainnya serta dorongan kuat dari Pemda setempat, sekarang Mesjid tersebut sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat sekitar walaupun bangunannya tidak sebagus dan seindah sebelum musibah gempa bumi.

Dibalik semua itu, terdapat sebuah cerita menarik dibalik mesjid tersebut, yang mana semula warga sekitar sangat heran dan terkejut dengan suara merdu dari sosok seorang pria yang mengumandangkan Adzan Maghrib.

img-20161211-wa0007Seluruh warga di posko pengungsian heboh dibuatnya dengan suara Adzan yang merdu yang belum pernah mereka dengar sama sekali sebelumnya. Sontak para pengungsi berlari menuju Mesjid untuk mencari tahu dari mana suara itu berasal, ternyata suara tersebut berasal dari pria berpakaian dinas Polri bernama Aulia Akbar dengan pangkat Bharada dan berdinas di Kompi 1 Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Aceh.

img-20161211-wa0008Sampai-sampai Imam Besar Mesjid Desa Musa juga mempersilahkan Anak Muda tersebut untuk menjadi Imam shalat Berjamaah pada waktu Maghrib. Tiba pada hari Jumat, tatkala seluruh umat muslim khususnya Laki-laki melaksanakan Shalat Jumat di Mesjid tersebut, Imam Besar Mesjid Musa juga mempersilahkan anak muda tersebut untuk menjadi Imam Shalat Jumat.

Atas kejadian tersebut, Aulia Akbar sekarang dikenal dengan sebutan Imam Brimob oleh para pengungsi berkat suaranya yang merdu tatkala mengumandangkan Adzan dan bacaan lantunan Ayat Suci Alquran ketika menjadi Imam shalat berjamaah serta Aulia juga menjadi guru tatkala mengajari anak-anak pengungsi Mengaji.

Sumber : AKP Iswahyudi, SH
Danki 1 Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: