Ditreskrimsus Polda Aceh Kembali Amankan Pelaku Illegal Mining, Lima Alat Berat dan 100,5 Gram Emas Disiata

Tribratanewsaceh.com – Kepolisian Daerah Aceh kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku penambangan illegal di dua Kabupaten wilayah hukum Polda Aceh. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Direktorat Reserse Krimimal Kusus Polda Aceh di Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Bener Meriah.

Bersdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan tambang emas illegal dalam kawasan hutan di Krueng Pelagahan Gampong Sikundo Kecamatan Pante Cermin Kabupaten Aceh Barat, Hal tersebut dikatakan Dir Krimsus Polda Aceh Kombes Pol Erwin Zadma saat mengelar Konferensi Perss bersama Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar di Halaman belakang Mapolda Aceh, Rabu (21/03/2018).

“Dari hasil penyelidikan bahwasanya benar ada masyarakat melakukan kegiatan tambang emas illegal didalam kawasan hutan tersebut,” kata Erwin.

“Di TKP kami mengamankan KF umur 20 tahun, Pekerjaan Wiraswasta sebagai Pengawas Lapangan dan HI umur 38 tahun, Pekerjaan Wiraswasta yang merupakan warga Desa Manuang Kecamatan Pante Cermin Kabupaten Aceh Barat, serta menyita barang bukti berupa 3 Unit Alat berat jenis Excavator dan Emas seberat 100,5 Gram.” ungkap Dirkrimsus.

Selanjutnya dari hasil pengembangan Polisi juga menetapka dua orang DPO dengan inisial BR dan ZR yang merupakan pemilik alat berat tersebut.

“Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah kita juga mengamankan dua unit alat berat dan dua TSK dengan inisial S dan BH karena melakukan penambangan illegal galian C dalam kawasan hutan di Desa Tingkem Bersatu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah,” tambahnya.

“Saat ini keempat TSK dan barang bukti telah diamankan ke Mapolda Aceh guna proses hukum lebih lanjut,” sebutnya.

“Tersangka juga akan dijerat pasal 158 Jo pasal 37 Undang-undang RI No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan pasal 89 ayat (1) huruf a Jo pasal 17 ayat (1) huruf b Undang-undang RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” tegas Kombes Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *