Himbauan Kabid Humas Polda Aceh Jelang Milad GAM Ke-40

TRIBRATANEWSACEH.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh terus melakukan langkah-langkah persuasif menjelang Milad GAM yang dilakukan masyarakat  Aceh setiap tanggal 04 Desember. Salah satu diantaranya dengan melakukan pendekatan dan penggalangan kepada sejumlah tokoh eks Kombatan Gerakan Aceh Merda (GAM).

Kepada Tim Tribratanewsaceh.com Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. H. Rio S Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan SH, MH mengatakan, pihaknya telah melakukan penggalangan dan pendekatan diantaranya kepada tokoh eks kombatan GAM dan Geuchik di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Sabang.

Pihaknya dalam hal ini menyampaikan agar dalam rangka Milad GAM yang ke 40 masyarakat tidak mengibarkan bendera bermotif bulan dan bintang semasih belum adanya keputusan resmi dari Pemerintah Pusat di Jakarta.

Sementara hasil koordinasi pihaknya dengan salah satu tokoh eks Kombatan GAM di Aceh Besar, bahwa mereka (Eks GAM, red) tidak menerima arahan maupun intruksi untuk mengibarkan bendera bulan bintang dalam rangka Milad GAM itu. Apabila suatu saat ditemukan pengibaran, Eks GAM tersebut menyatakan bahwa pengibaran itu bukanlah dari mereka.

“Telah kita lakukan pendekatan dan penggalangan, dari hasil koordinasi anggota dilapangan khususnya di Aceh Besar bahwa eks Kombatan GAM tidak menerima intruksi untuk mengibarkan bendera. Kendati demikian, kami tetap menghimbau agar bendera motif bulan bintang itu jangan dikibarkan,” demikian pungkas Kapolda Aceh melalui Kombes Pol Goenawan SH MH, Jum’at (02/12).

Sementara di Kota Sabang sebagaimana hasil koordinasi pihaknya dilapangan, bahwa pelaksanaan Milad GAM direncanakan akan berlangsung dengan doa dan dzikir bersama, serta menyantuni anak yatim.

“Kendati demikian, Kepolisian tetap terus melakukan pemantauan melalui giat patroli. Untuk di Aceh ini bisa dikatakan semuanya rawan akan terjadinya pengibaran bendera bintang bulan, apalagi Milad GAM. Himbauan kami agar masyarakat Aceh tentunya memahami aturan untuk tidak mengibarkan bendera tersebut, karena belum resmi dari Pemerintah Pusat,” himbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: