Isue Maraknya Penculikan Anak Di Aceh dan Antisipasinya

(Teuku Adee)

Tribratanewsaceh.com – Akhir-akhir ini diberbagai daerah di Aceh sangat kencang berhembus issue penculikan anak-anak usia sekolah terutama tingkatan Sekolah Dasar, isssue atau kabar ini sudah pasti menimbulkan keresahan didalam masyarakat terutama para orang tua, beberapa orang tua yang sempat kami temui mengungkapkan bahwa mereka sangat stress menghadapi kabar ini, mereka dilanda rasa kecemasan yang luar biasa terhadap aktifitas anak-anak mereka bahkan beberapa diantaranya sempat melarang anak-anak mereka beraktifitas diluar rumah selain sekolah, hal ini tentunya berdampak kurang baik terhadap perkembangan kreatifitas si anak, karna anak-anak yang biasanya mempunyai banyak aktifitas seperti mengaji, les atau kursus-kursus tambahan, latihan olahraga dll menjadi terhambat untuk menjalani kegiatan-kegiatan tersebut.

Sebenarnya tidak terlalu berlebihan bila para orangtua melarang anak-anak mereka untuk melakukan aktifitas diluar rumah terkait issue penculikan anak, karena faktanya ada beberapa kejadian percobaan penculikan yang telah terjadi dibeberapa tempat di Aceh, contoh paling dekat adalah yang terjadi bberapa minggu lalu di SD Negeri 24 dikawasan Lampineung kota Banda Aceh, dimana ada seorang tak dikenal mencoba mengajak pulang salah seorang siswi kelas VI di SD tersebut dengan alasan suruhan orangtuanya, beruntung hal tersebut berhasil digagalkan salah seorang orangtua murid yang juga sedang menjemput anaknya dan pelaku berhasil meloloskan diri.

Terkait dengan issue dan peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah melakukan tindakan yang sangat tepat dengan melakukan patroli dan memperketat penjagaan disekolah terutama di saat-saat jam pulang sekolah. Pihak kepolisian juga menghimbau kepada para orang tua untuk tidak terlalu khawatir dalam menghadapi issue atau berita penculikan anak, terutama yang sudah sangat viral di media-media sosial. Berita-berita yang diposting dimedia sosial tersebut yang juga ditambahkan dengan gambar-gambar yang mengerikan, itu semua adalah hoax. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan yang dihubungi melalui telepon selularnya, akan tetapi Kombes Goenawan juga menghimbau agar orang tua tetap waspada dan selalu memberikan perhatian dan pengawasan terhadap kegiatan anak-anak mereka. “Kita sebagai orang tua harus selalu memantau, berkomunikasi dengan anak-anak kita dan yang terpenting selalu berdoa kepada Allah SWT” pungkas beliau. (Teuku Adee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *