Jelang Akhir Tahun 2019, Polres Bener Meriah Gelar Pers Release

tribratanewsaceh.com – Di akhir tahun 2019 Polres Bener Meriah, menggelar kegiatan Press Release dengan insan pers baik media elektronik maupun media cetak, kegiatan Press Release dipimpin oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Sisiwoyo Adi Wijaya, S.I.K kegiatan press release tersebut dilaksanakan di ruang Aula Pratama Polres sekira pukul 14.30 Wib. Kamis(26/12/2019)

Dalam kegiatan press release akhir tahun 2019 tersebut selain Kapolres Bener Meriah tampak hadir Kabag Ops Kompol Maryono, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, KBO Reskrim, Kasubbag Humas dan para personil Sabhara yang mengamankan tahanan, serta rekan media wartawan baik cetak maupun online.

Dalam hal ini Kapolres memaparkan kepada insan pers yang hadir dari berbagai media cetak maupun elektronik terkait analisa dan evaluasi kamtibmas yang terjadi selama tahun 2019 dibandingkan dengan tahun 2018.

Secara umum untuk tindak pidana bidang Reskrim, Sat Reskrim menangani 202 kasus dibandingkan di tahun 2019 terjadi lunjakan kasus 255, tahun ini jumlah kasus menurun 53 kasus, sidikit kami jelaskan untuk tindak pidana korupsi, polres menangani 2 kasus tindak pidana korupsi, 1 kasus masih dalam penyelidikan dan 1 kasus lagi dalam penyidikan.

Untuk kasus Narkoba tahun 2019 ini mengalami peningkatan sedikit dimana terdapat 48 kasus, sedangkan di tahun 2018 mengalami penurunan terdapat 47 kasus, dengan begini terdapat peningkatan 1 kasus, barang bukti yang diamankan oleh Sat Narkoba berupa Ganja seberat 144.309,29 gram serta sabu seberat 52,81 gram.

Untuk bidang Lalu Lintas untuk pelanggar lalu lintas mengalami penurunan 1121 pelanggar tahun ini 2019 (turun 35 %) di tahun 2019 sedangkan tahun 2018 mengalami peningkatan 1729 pelanggar sedangkan untuk korban laka lantas mengalami peningkatan dari 32 korban tahun 2018, menjadi 34 korban di tahun 2019, dengan rata rata usia 20-55 tahun.

Bidang Intelkam, dalam hal ini Unit Intelkam Polres Bener Meriah melakukan penggalangan kepada masyarakat, dimana masyarakat menyerahkan 1 pucuk senjata AK 56 dan senjata rakitan beserta 10 butir amunisi dan masyarakat juga menyerahkan 1 buah granat manggis sisa peninggalan masa komplik di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *