Kabur Dari Rutan, Adi Parot Kembali Jual Sabu

Tribratanewsaceh.com – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara menangkap Safriandi alias Adi Parot (35) dekat rumahnya di Gampong Meunasah Jeumpa, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Jumat, 23 Agustus 2019, sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat Penangkapan, Adi Parot yang merupakan narapidana kabur dari Lapas Kelas IIA Lambaro, Aceh Besar itu “mencoba melawan dan mengayunkan pedang ke arah anggota polisi, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di betis kanannya”.

Penangkapan sebelumnya, Adi Parot juga pernah ditembak kakinya karena melawan dengan parang. Di Pengadilan Ia divonis 6 tahun 6 bulan penjara, sempat mendekam di rutan Lhoksukon hingga akhirnya dipindah ke Lapas Lambaro.

Baru 26 hari mendekam di Lapas Lambaro, adi Parot serta ratusan napi lainnya kabur saat terjadi kerusuhan di lapas tersebut.

“Sejak kejadian kaburnya Adi Parot dari Lapas Lambaro, November 2018 lalu, kita terus melakukan pengintaian secara kontinu ke rumahnya di Gampong Meunasah Jeumpa, Matangkuli. Namun, dia itu memang licin, tidak pernah pulang ke rumah karena mainnya (sembunyi) di sawah, kebun dan hutan. Sampai akhirnya kita terima informasi dia kembali menjual sabu dan sudah pulang ke rumahnya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas, Jumat, 23 Agustus 2019.

Setelah dilakukan penyelidikan dan diyakini kebenaran informasi tersebut, kata Ildani, pihaknya langsung turun ke lokasi. “Saat kita lakukan penangkapan, Adi Parot sedang berada tidak jauh dari rumahnya. Ketika akan ditangkap, dia melawan dan mencoba melukai petugas dengan sebilah pedang panjang bewarna perak. Maka, kita lakukan tindakan tegas dan terukur dengan memberi tembakan di betis kanannya. Di tangannya juga kita temukan barang bukti satu paket sabu seberat 0,33 gram/bruto yang disimpan di dalam kotak rokok,” ungkap Ildani.

Sebelum diamankan di Polres Aceh Utara, Ildani mengatakan, Adi Parot terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Lhoksukon untuk mendapatkan pengobatan medis.

“Setelah diobati, dan menurut dokter baik-baik saja, dia kita bawa ke Polres. Hingga saat ini dia masih kita periksa dan mintai keterangan. Kita akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Lapas Lambaro terkait penangkapan narapidana Adi Parot ini. Dia itu residivis dan sudah beberapa kali keluar masuk penjara atas kasus yang sama, yaitu narkotika. Selain sabu, pedang perak itu juga sudah kita amankan untuk barang bukti,” pungkas AKP Ildani Ilyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *