Kapolres Aceh Jaya Laksanakan Press Release Kasus Pemilik Senjata Api Illegal

IMG_2948-300x200Tribratanewsaceh.com – Kepala Kepolisian Resor Aceh Jaya AKBP Riza Yulianto, S.E.,S.H didampingi Pejabat Polres setempat melakukan Press Release  Terkait  penangkapan terhadap tiga Warga memiliki Senjata api Illegal  di Loby Mapolres Aceh Jaya, Senin (05/09/2016) sekira pukul 09.00 WIB.

Tiga Warga yang ditangkap oleh tim Opsnal Sat Intelkam Polres Aceh Jaya pada hari Jumat (2/09/2016) sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah warung Kopi di Desa Kuala Bakong Kecamatan Darul Hikmah Kab.Aceh Jaya. Karena tak bisa menunjukkan izin kepemilikan Senjata apinya Ketiga warga terpaksa di amankan oleh petugas, di antaranya KF (34) dan AR (33), warga Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, serta FZ (38), warga Desa Mata Ie Kec.Samponiet Kab.Aceh Jaya.

Sebelum tertangkap, Ketiga tersangka mengaku sudah sering Berburu satwa liar hampir seluruh hutan di Aceh menggunakan senjata api ilegal tersebut. Target yang mereka buru adalah burung Rangkok dan binatang lainnya yang memiliki nilai jual tinggi.

Adapun barang bukti  yang disita dalam Penangkapan tiga warga tersebut adalah sepucuk Senpi jenis SS1, 62 butir amunisi SS1, dua Magazen SS1, dua bilah Parang, dua buah Ransel Tentara berisi pakaian, dan empat Senter. Selain itu didapat pula satu baju kaos loreng TNI, sebuah celana pakaian dinas harian (PDH) TNI, peralatan masak berupa Panci, Periuk, Piring, dan Mangkok.

Kapolres Aceh Jaya menegaskan,” Pengguna Senjata Api tanpa izin dapat dikenakan hukuman lima tahun Penjara. Saat ditangkap di Aceh Jaya, mereka ternyata baru saja berburu di Tapaktuan, Aceh Selatan, namun tak membuahkan hasil. Kami terus melakukan pengembangan kejadian ini sampai tuntas. Kasus ini tidak ada kaitannya dengan upaya mengacaukan pilkada di Aceh Jaya. Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut. Tersangka dan barang bukti kejahatannya sudah kita amankan di mapolres,” Tegas Kapolres Aceh Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *