Kapolsek Peureulak Barat Bantu Mediasi Penyelesaian Tapal Batas Desa

tribratanewsaceh.com – Sengketa tapal batas desa antara Desa Paya Seungat dengan Desa Kabu, Kecamatan Peureulak Barat yang telah berlangsung selama belasan tahun, pada hari Minggu (04/09) pagi berakhir secara damai dengan disaksikan Kapolsek Peureulak Barat beserta unsur Muspika lainya dan Anggota Bhabinkamtibmas dari dua desa tersebut.

Kapolsek Peureulak Barat Ipda Jusman mengatakan, kasus sengketa-sengketa (dua) tapal batas ini sudah 16 tahun lamanya, bahkan sudah lima kali ganti camat namun tidak kunjung selesai. Tapi Alhamdulillah, setelah dilakukan mediasi di kantor Camat Peureulak Barat pada tanggal 31/08 kemarin, pagi tadi, kami bersama unsur Muspika Peuereulak Barat juga aparat kedua desa dan warga kedua desa tersebut melakukan pemasangan patok tapal batas kedua desa tersebut. Ungkap Kapolsek Peureulak Barat.

d26258f2-e9b1-45a3-a75f-936aa85e9bc5Lebih lanjut Kapolsek menambahkan, usai melakukan pemasangan patok dilanjutkan dengan saling bermaafan antar warga yang sering bersinggungan dengan permasalahan tapal batas desa dan diakhiri dengan peusijuk. Ujar Kapolsek Peureulak Barat Ipda Jusman.

Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum menyampaikan, “Jangan sampai batas-batas wilayah menjadi sengketa yang berkepanjangan karena merugikan kedua belah pihak yang tidak bisa melaksanakan program pembangunan.” Ujar Kapolres.

Ditekankan, koordinasi antar aparat gampong  menjadi forum yang tepat untuk menjalin komunikasi sinkronisasi dan sinergitas guna mencapai kemajuan pembangunan yang serasi dan seimbang. “Kita harus mengkoordinasikan secara baik, upaya mengatasi perlambatan ekonomi, kemiskinan dan pengangguran, termasuk pemeliharaan kamtibmas.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *