Kawanan Gajah Liar Serbu Perkampungan Warga, Kapolsek Beri Himbauan Keamanan

tribratanewsaceh.com – Masyarakat Gampong Krueng Lala dan Gampong Babah Jurong Kecamatan Mila Kab.Pidie dikejutkan dengan kehadiran kawanan Gajah liar yang menyambangi gampong mereka beberapa hari lalu.

kkkkkSekitar 15 (lima belas) Kawanan Gajah liar menyambangi pemukiman warga Gampong Krueng Lala dan Gampong Babah Jurong dan merusak sejumlah tanaman milik masyarakat setempat seperti pisang, tebu dan pohon pinang.

Kapolsek Mila Iptu Anwar yang di konfirmasi oleh awak media mengatakan , sebenarnya kawanan gajah liar itu sudah lama berada di pinggiran kampung tersebut sejak setahun terakhir, namun belum sampai ke pemukiman warga.

Akan tetapi sejak munculnya kawanan gajah liar ini masyarakat Gampong Krueng Lala dan Babah Jurong Kecamatan Mila Kab.Pidie mulai resah dan waspada, karena kawanan gajah liar ini telah mengepung pemukiman rumah mereka dan bila malam hari tiba, warga terpaksa tidak tidur dirumahnya karena harus siaga bila kawanan gajah liar tiba di rumah mereka dan hal ini juga sebagai langkah untuk menghindari kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepada mereka nantinya apa bila tiba-tiba kawanan gajah tersebut merusak rumah mereka.

Menyikapi kejadian tersebut pihak Muspika Kecamatan Mila yang terdiri dari Camat Mila Drs. Jamluddin, Kapolsek Mila Iptu Anwar dan Danramil Mila kapten Inf Saifullah pun telah melakukan koordinasi dengan tim penanggulangan gajah liar di Kab.Pidie a.n Zubir untuk mengusir hewan tersebut agar bisa kembali ke habitatnya dengan menggunakan letusan-letusan petasan.

Iptu Anwar juga memberikan himbauan kepada sejumlah warga agar tetap waspada dan bisa lebih berhati-hati saat pergi berkebun, akan tetapi iya menyarankan alangkah baiknya untuk sementara waktu warga tidak berkebun dulu hingga kondisi dapat kembali kondusif dan aman, “saya himbau kepada warga yang berkebun dilokasi tersebut untuk sementara waktu jangan beraktifitas dulu mengingat gajah liar tersebut masih berkeliaran dan kepada warga juga agar kiranya tidak memasang perangkap atau benda lainnya yang bisa melukai gajah untuk menghindari terjadinya konflik antara gajah dengan manusia,” kata Iptu Anwar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *