Media Sosial Yang Sehat

Yusuf Al-Qardhawy Al-Asyi, SHI., MH (Pengamat Hukum, Politik, dan Keagamaan)

tribratanewsaceh.com – Saat ini terdapat beragam jenis media sosial (Medsos) yang digunakan oleh masyarakat. Media-media sosial tersebut selain berfungsi sebagai ajang silaturrahmi dan gaya hidup juga dapat digunakan untuk tujuan bisnis. Kehadiran medsos dalam masyarakat diharapkan membuka peluang untuk mengubah nasib. Media sosial bukan dijadikan kesempatan yang merusak dan mengadu domba, tetapi  memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baik mungkin.

Masyarakat seharusnya memanfaatkan medsos untuk mempererat tali silaturrahmi antar mereka. Selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan dan membuka lahan bisnis yang bermanfaat bagi masa depan. Tidak menggunakan media sosial yang dapat membuat atau menambah depresi pembacanya. Tidak memposting informasi-informasi yang negatif atau yang dapat memunculkan debat kusir. Medsos yang benar-benar selektif, bukan justru mengandung provokatif.

Cara sehat lain menggunakan medis sosial adalah dengan membagi porsi waktu secara wajar, tidak semalam suntuk. Frekuensinya juga dibagi dan kontennya pun harus diseleksi baik berdasarkan usianya masing-masing maupun profesinya saat itu.  Prilaku menghabiskan waktu sia-sia dilakukan oleh pemuda-pemuda Aceh yang didominasi kalangan mahasiswa. Mereka menghabiskan waktu di cafe-cafe sejak habis magrib hingga menjelang subuh. Setelah diamati prilaku berinternet, faktanya terungkap bahwa mereka hanya chatting dengan lawan jenis atau main game, hanya sedikit sekali yang berdimensi positif.

Untuk mengontrol dan memberi efek jera bagi pengguna medsos yang tidak sehat, beragam regulasi sudah disahkan, tetapi realitas empirisnya bahwa pelanggaran demi pelanggaran sulit dihilangkan. Prilaku masyarakat yang demikian akan sulit dirubah apabila sanksi tegas tidak diterapkan. Kebijakan lain dari pemerintah adalah  penambahan mata pelajaran agama di sekolah-sekolah umum, dan membuat peraturan daerah (qanun) yang melarang pemuda-pemudi khususnya usia pendidikan melebihi batas pukul 22.00 wib berada di tempat-tempat umum.

Prilaku tidak sehat lain dalam medsos adalah tidak menyeleksi konten yang pantas diunggah dan boleh diketahui publik. Tidak semua konten dan juga user media sosial usianya sudah dewasa. Namun dalam rangka mengurangi pelanggaran atau penggunaan media tidak sehat dapat dilakukan dengan beberapa cara lain, yakni: (1)  membuat username yang baik; (2) memahami syarat dan ketentuan yang dibuat masing-masing media sosial; (3) menghindari share link artikel-artikel yang kurang baik; (4)  mengajak user sosial media ke arah kebaikan; dan (5) meyakinkan user medsos  bahwa setiap tindakan yang kurang baik akan menerima balasannya atau kembali kepada dirinya kelak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *