Narkoba Merusak Generasi, Polisi Paling Peduli

Tribratanewsaceh.com – Bahaya narkoba semakin mengancam generasi muda, ada ada saja modus dan usaha yang dilakukan oleh gembong gembong narkoba untuk meracuni generasi muda dengan barang barang haram tersebut. Kalau dulu peredaran narkoba masih terbatas dikalangan tertentu, klub klub malam dan tempat tempat tersembunyi lainnya, tapi sekarang para pengedar semakin berani melancarkan aksi mereka bahkan hingga ke sekolah sekolah, tentunya dengan berbagai inovasi yang mereka lakukan. Bila dulu hanya sebatas lintingan ganja atau pil, kini semakin berbeda. Ada bentuk tissue, bolpoint dan juga permen, jadi tak heran peredarannya sekarang bisa menyasar sampai ke sekolah dasar. Fenomena ini tentunya sangat memprihatinkan sekaligus mengkhawatirkan terutama bagi para orangtua yang semakin sulit mengawasi anak anak mereka agar tidak terjerat dengan barang barang haram tersebut.

Kabar baiknya, pihak Kepolisian tidak tinggal diam dengan keadaan ini. Polisi semakin gencar mengadakan razia razia rutin hingga ke sekolah dan melakukan penyuluhan penyuluhan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar dan remaja. Seperti yang pernah dilakukan beberapa waktu lalu disalah satu Sekolah Menengah favorit dikawasan Lampineung Kota Banda Aceh. Pihak Polda Aceh mengadakan sebuah workshop tentang bahaya narkoba dikalangan pelajar, hal ini tentunya sangat positif dan sangat menggembirakan, karna Polisi sangat peduli kepada generasi muda harapan bangsa untuk bisa terhindar dari cengkeraman narkoba yang jelas merusak mental dan perilaku anak anak kita.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S. Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyuluhan penyuluhan akan bahaya nya narkoba terutama dikalangan generasi muda, karna dengan gencarnya kita melakukan sosialisasi dan workshop mengenai bahaya narkoba, generasi muda kita semakin sadar dan menjauhi barang haram tesebut. “Kita juga menghimbau kepada para orangtua agar lebih bisa membangun komunikasi dan mengontrol kegiatan kegiatan putra putrinya, membekali mereka dengan pemahaman agama yang kuat dan mengarahkan anak anak untuk mengikuti kegiatan kegiatan positif seperti tahfiz Al Quran, latihan olahraga, seni tari dan kegiatan positif lainnya” tutup Kombes Pol Goenawan yang dihubungi melalui telepon selularnya. [Teuku Adee]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *