Pelaku Illegal Logging di Kawasan Hutan Lindung Gunung Geumpang – Meulaboh Akhirnya di Cokok Polisi

tribratanewsaceh.com – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie berhasil memcokok 6 (enam) pelaku Illegal Logging di Kawasan HUtan Lindung yang terletak di Gunung Geumpang – Meulaboh Kecamatan Geumpang, Kab.Pidie, Kamis (17/01/2019) sekira pukul 14.30 Wib.

Keenam pelaku yang di tangkap aparat keamanan tersebut berprofesi sebagai Petani, beralamat di Gampong Keune Kecamatan Geumpang, Kab.Pidie dan memilik inisial AB(33), MI(45), MR(27), MH(48), MI(26), MH(32).

Penangkapan keenam pelaku berdasarkan laporan masyarakat kepada Kepala Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Pidie bernama Aiptu Herman, SH tentang adanya penebangan kayu secara illegal di kawasan Hutan Lindung Geumpang – Meulaboh yang dilakukan oleh keenam pelaku.

Dari informasi tersebut Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Pidie yang di pimpin langsung oleh Aiptu Herman, SH melakukan penyelidikan di lapangan. Dengan mengumpulkan beberapa bukti yang cukup dan keterangan dari beberapa saksi, Unit Tipidter tiba dilokasi yang memilik jarak lebih kurang 14 Kilometer dari Jalan Geumpang – Meulaboh.

Saat tiba dilokasi, tim menemukan 6 (enam) pelaku Illegal Logging yang sedang memotong – motong kayu jenis Bran dengan menggunakan sebuah Mesin Chinsaw Merk STIHL warna putih.

Kemudian tim memeriksa surat Izin Resmi dari Dinas Kehutanan Provinsi Aceh atau dari Pejabat yang berwenang, namun keenam pelaku tidak dapat menunjukkannnya surat – surat yang sah atau yang resmi tersebut, lalu keenam pelaku di giring ke Mapolres Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi, ST, MH saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah diamankan keenam pelaku Illegal Logging di kawasan Hutan Lindung di Pergunungan Geumpang Km.14 dari Jalan Geumpang – Meulaboh.

Keenam pelaku merupakan warga Gampong Keune Kecamatan Geumpang , Kab.Pidie yang memiliki Profesi sebagai Petani.

Keenam pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 huruf b dan c jo pasal 83  ayat 1 huruf  b  jo pasal 12 huruf e UU RI  nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e  KUHPidana.

Kini untuk penyidikan lebih lanjut keenam pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pidie, sebut Mantan Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Direskrimsus Polda Aceh tersebut.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *