Pelaku Penusukan Nyaris Dihakimi Warga

tribrtanewsaceh.com – Ratusan warga Gampong Lamkawee Kec Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar mencari Murtaza, 30, pelaku penikaman terhadap Rahmat, 35 yang merupakan ketua pemuda gampong itu.

Penyisiran berlangsung panas karena warga yang tersulut emosi nyaris menghakimi pelaku yang berhasil ditemukan setelah sempat kabur.

Informasi dihimpun tribratanews, puluhan personil kepolisian Polresta Banda Aceh dan Brimob dikerahkan kelokasi, menenangkan warga yang marah. Pelaku berhasil terhindar dari amuk warga setelah dilarikan petugas ke Mapolresta Banda Aceh.

Meski nyaris ricuh, Kapolresta Banda Aceh yang turun langsung kelokasi berhasil menenangkan warga yang berupaya menumpahkan kekesaln kepada pelaku.

Penikaman Rahmat terjadi saat pria berstatus kepala pemuda Gampong Lamkawee itu menemui pelaku, usai menerima pengaduan T Hafis Maulana yang mengaku menjadi korban pemukulan pelaku.Kepada Rahmat, Hafis yang berusia 11 tahun mengaku dipukul lantaran meminta pelaku mengecilkan volume telpon genggam miliknya.

Pasalnya, volume lagu yang keluar dari telpon genggam pelaku sangat nyaring sehingga mengganggu kekhusyukan warga yang tengah menjalankan ibadah tarawih.“Jadi saat menemui si pelaku ini Rahmat ditusuk. Selama ini pelaku memang dikenal suka membawa senjata tajam,”kata Kapolresta Banda Aceh, Jumat (1/7).

Menurut Saladin hingga Jumat kepolisian masih menyelidiki alasan pelaku yang tega melakukan aksinya hanya lantaran masalah sepele. Namun berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku diketahui pernah menjalani pengobatan penyakit kejiwaan.“Akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Pelaku masih menjalani pemeriksaan termasuk soal riwayat penyakit yang pernah dideritanya,”katanya.

Sementara itu akibat penikaman, Rahmat menderitaluka di bagian perut kanan dan kaki kanan. Korban dilarikan ke rumah sakit Meuraxa Banda Aceh guna menjalani perawatan intensif akibat luka yang dideritannya. (Di/Ter)

20160701150058

20160701150047

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: