Pencuri Gentayangan, Polsek Bendahara Polres Aceh Tamiang Patroli ke Pasar

tribratanewsaceh.com – Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Bendahara berpatroli keliling pasar Desa Suka Mulia Upah, Bendahara, Aceh Tamiang dengan berjalan kaki. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya aksi pencurian yang menyasar para pembeli dan pedagang pasar.

Informasi yang dihimpun tribratanews.polresacehtamiang.com, Senin (26/9/2016), aksi pencurian di pasar biasanya menyamar sebagai pembeli dan berkeliling pasar untuk mencari pedagang yang tengah tertidur atau sibuk melayani pelanggan.

Polisi bakal mengintesifkan berpatroli keliling pasar menggunakan sepeda bahkan hanya dengan berjalan kaki. Mereka juga akan blusukan ke lorong-lorong los dan kios pasar untuk menjamin keamanan di pasar. Hal itu dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku pencurian.

Kapolsek Bendahara IPTU. Tavip Priawein, mewakili Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, Sik, mengatakan patroli keliling sambil berjalan kaki diintensifkan di sekitar Pasar menyusul maraknya aksi pencurian yang mengincar tas dan barang berharga milik pedagang.

“Sesampai di pasar, Bripka. Surya Juarmansyah selaku Bhabinkamtibmas bakal berjalan mengelilingi seputar pasar. Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada pedagang maupun pembeli,” kata dia, saat berbincang dengan di Mapolsek Bendahara, Senin (26/9/2016).

Kapolsek tak memungkiri kondisi pasar yang ramai dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya. Bisa jadi, pelaku pencurian telah mengetahui seluk beluk kondisi pasar terutama saat kondisi pasar disesaki pembeli. Apabila ada pedagang yang tengah tertidur atau sibuk melayani pembeli maka pelaku pencurian mulai beraksi mengincar tas milik pedagang.

“Kondisi pasar sangat ramai, apalagi seperti pasar tradisi yang dibuat seminggu sekali. Para pembeli berseliweran di pasar. Bisa jadi, kondisi ini dimanfaatkan pelaku pencurian dengan menyamar sebagai pembeli,” papar dia.

Lebih jauh, Kapolsek meminta para pedagang meningkatkan kewaspadaan saat melayani pelanggan. Tas atau barang berharga harus disimpan di tempat khusus yang dipasangi gembok dan dikunci rapat. Hal itu dilakukan agar pelaku kejahatan tak bisa leluasa mengambil barang berharga milik pedagang.

Humas Atam
Riyan Nanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *