Personel Gabungan Polres Aceh Timur Tangkap Penembak Muchlisin

Tribratanewsaceh.com – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka penembakan terhadap Muchlisin (33), Sabtu (31/12).

Sebelumnya, Muchlisin (33), warga Desa Kuala Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur,  ditemukan tewas bersimbah darah. Ia diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK), di Meunasah Ketapang Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, Selasa, (6/12) lalu.

Hasil perburuan terhadap tersangka membuahkan hasil. Satreskrim dan Satintelkam Polres Aceh Timur dibantu  Densus 88 anti teror Mabes Polri,  menggiring Wahyudin (43) alias Tgk. Agam, Saiful (43) alias Sipon dan satu pelaku lain berinisial Tam, ke Mapolres Aceh Timur, Sabtu (31/12) sore.

Tersangka Wahyudin adalah daftar pencarian orang (DPO) pelarian dari lapas Idi selaku terpidana kasus penembakan yang ditangani Ditreskrimum Polda Aceh.

Wahyudin ditangkap di tempat tinggalnya di Desa Senebok Muku, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur, pukul 14.00 wib, Sabtu (31/12).

Di hari yang sama, sekira pukul 14.45 wib, Polisi juga menangkap Saiful di Desa Medang Ara Kecamatan Nurulsalam Kabupaten Aceh Timur.

Sedangkan satu pelaku berisinial Tam yang diduga ikut membantu kedua tersangka dalam aksi pembunuhan masih dalam proses penyelidikan.

Selain mengamankan tiga tersangka, dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan barang bukti sepucuk senjata api jenis FN merk norico berisi tujuh butir peluru milik Wahyudin dan narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram di rumah Saiful.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan, SH, MH saat dikonfirmasi Tribratanewsaceh.com, membenarkan adanya penangkapan oleh tim gabungan Polres Aceh Timur terhadap tiga tersangka itu.

“Iya benar, ada penangkapan kepada tiga orang terkait kasus pembunuhan terhadap Muchlisin. Tiga orang itu bernama Wahyudin, Saiful, dan satu pelaku berinisial Tam,” kata Kombes Goenawan, Sabtu (31/12).

Kronologis Kejadian
Berdasarkan keterangan istri korban, menceritakan, sekira pukul 08.30 wib, Selasa (6/12/16), Muchlisin (korban) menerima panggilan telepon dari seseorang untuk mendatangi suatu tempat di jalan Kasih Sayang Desa Meunasah Ketapang, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh timur.

Sekira pukul 09.30 wib, Muchlisin yang saat itu membonceng anaknya menggunakan motor Scoopy BL 3957 DAJ berangkat menuju tempat tersebut untuk menemui orang tak dikenal itu.

Sesampai di lokasi yang telah disepakati, sekira pukul 10.30 wib, Muchlisin bertemu dengan pelaku dan saat itu juga terjadi penembakan terhadap Muchlisin.

Adapun kronologi penangkapan adalah dari hasil keterangan sembilan orang saksi dan analisa IT Densus 88 anti teror untuk menggali data dan fakta sehingga dapat disimpulkan bahwa sipenelpon korban adalah Wahyudin alias Tgk. Agam.

Polisi juga menangkap Saiful di rumahnya. Hal tersebut sesuai dengan pengakuan Wahyudin yang sebelumnya telah diamankan.

Saat akan dilakukan penangkapan, Wahyudin dan Saiful berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan represif dengan melepaskan tembakan di bagian kaki kedua tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: