Personel Polri & TNI Aceh Utara bersinergi Tambal Badan Jalan Lintas Yang Berlubang

tribratanewsaceh.com – Sejumlah personil Polri dan TNI menambal badan jalan nasional berlubang di kawasan Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Selasa kemarin (12/12/2017), agar kenderaan yang melintasi kawasan tersebut dapat berjalan lancar dan aman.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Musa di Lhoksukon mengatakan, pihaknya tadi pagi telah menambal setidaknya enam titik lubang di badan jalan nasional.

Penambalan badan jalan raya ini dilakukan pihak Polsek Baktiya Barat bersama Koramil 18 Baktiya Barat, setelah warga setempat menanam empat batang pohon pisang di jalan tersebut.

Saya bersama Danramil Baktiya Barat Kapten M Nur bersama para anggota sudah menutup lubang di badan jalan nasional tepatnya di kawasan Gampong Matang Panyang,” kata Iptu Musa.

Menurut Kapolsek, kegiatan ini berawal saat sejumlah masyarakat pada tadi pagi menanam pohon pisang di badan jalan. Lalu pihaknya bersama Koramil Baktiya Barat turun ke lokasi dan melakukan pendekatan secara persuasif dengan warga setempat.

Dari hasil koordinasi kita dengan warga, akhirnya pohon pisang tersebut kita cabut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Kemudian kami berinisiatif menambal badan jalan di lokasi penanaman pohon pisang tadi,” ucap Musa.

Puncak kemarahan warga dengan cara menanam pohon pisang di badan jalan nasional ini, ternyata setelah salah satu pengguna jalan raya terperosok ke salah satu lubang hingga menyebabkan korban terjatuh dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Di lain sisi, penanaman pohon pisang ini dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah terkait kondisi jalan yang dibiarkan berlubang menganga dalam waktu yang lama.

Kapolsek Iptu Musa mengaku telah menyampaikan keluhan warga tersebut ke pihak dinas terkait.

Seorang pengguna jalan raya, Abdul Rafar menyebutkan, kondisi jalan berlubang ini tidak hanya terjadi di Matang Panyang, tetapi juga ada di sejumlah titik lainnya di wilayah Kabupaten Aceh Utara.

“Misalnya, jalan nasional kawasan Gampong Alue Bilie Rayeuk, Kecamatan Baktiya. Di daerah itu ada sejumlah titik badan jalan yang berlubang. Bahkan saya kemarin itu nyaris terjatuh saat mengendarai sepeda motor,” kata Abdul Rafar, yang juga tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *