Polda Aceh Amankan Enam Pelaku Pembobol Bank

Tribratanewsaceh.com – Polda Aceh menangkap enam pelaku pemalsuan kredit mikro yang terjadi di Kabupaten Bireuen, 113 masyarakat (debitur) menjadi korban, sementara keuntungan pelaku atas penipuan ini mencapai Rp18,4 Milyar.

01Keenam pelaku kini sudah ditahan yakni MD, MNA, TM, JL, A dan SB. Sementara dua orang pelaku lainnya belum ditangkap karena sedang melakukan tugas khusus di instansi tempat pelaku bekerja. Polisi menegaskan, usai kegiatan tersebut, dua oknum pejabat daerah itu langsung ditahan.

02Kepala Direskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Joko Irwanto mengatakan, pelaku diduga melakukan tindak pidana perbankan dan pencucian uang pemberian kredit kepada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Bireuen selama 2013 hingga 2014.

05“Pelaku diduga dengan sengaja memberikan fasilitas pembiayaan tersebut dengan mengabaikan prinsip kehati-hatian serta melakukan pemalsuan data milik debitur,” ungkapnya kepada tribratanewsaceh di Polda Aceh, Senin (14/03/2016).

04Pemalsuan yang dilakukan, lanjut Kombes Joko Irwanto, berupa keseluruhan dokumen terhadap pengajuan kredit serbaguna mikro, mulai KTP, SK, dan surat-surat lainnya dengan menggunakan alat bantu scaner. Polisi juga menyita barang bukti berupa enam unit mobil berbagai merk, satu unit CPU rakitan, 36 surat akta jual beli sertifikat tanah, enam unit printer, satu monitor komputer, satu hardisk dan sejumlah dokumen terkait kredit serbaguna mikro.

fhfhKerugian Bank Mandiri Cabang Bireuen diperkirakan mencapai Rp 6 Milyar dari hasil pemalsuan data yang dilakukan oleh delapan pelaku tersebut. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis, yakni tentang Perbankan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, dan tentang pencucian uang dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: