Polda Aceh : Terus Melayani Kesehatan Korban Gempa Pidie Jaya

photo_2016-12-27_11-34-11Tribratanewsaceh.com – Tiga pekan pascagempa yang melanda Kabupaten Pidie Jaya masih menyisakan sejumlah masalah termasuk masalah kesehatan yang saat ini masih dialami oleh korban gempa yang berada di tempat pengungsian.

Upaya pelayanan kesehatan pascagempa masih terus dilakukan. Termasuk pos pelayanan kesehatan dari Bidang Dokter dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Aceh yang hingga saat ini masih terus memberikan pelayanannya kepada masyarakat.

Kabid Dokkes Polda Aceh, Kombes Pol dr. Hery Wijatmoko, Spf. DFM kepada Tribratanewsaceh.com mengatakan, tim kesehatan yang terdiri dari Brimob, Biddokkes dan PDGI Wilayah Aceh masih terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat korban gempa yang berada di Gampong Raya, Kecamatan Trieng Gadeng, Kabupaten Pidie Jaya.

“Kami hingga saat ini masih memberikan pelayanan kesehatan untuk korban gempa yang berada di Gampong Raya,” kata Hery Wijatmoko, Selasa (23/12/16)

Personel kesehatan, tim medis dan paramedis dari Brimob terdiri dari dokter gigi 1 orang, 4 orang paramedis. Dari Biddokkes 1 orang dokter umum, dokter gigi 1 orang, 8 paramedis dan 2 orang perawat gigi. Sedang dari PDGI wilayah Aceh berkekuatan 3 orang dokter gigi.

Selain itu, Biddokkes Polda Aceh juga menyiapkan 2 unit mobil Ambulance di Gampong Raya.

“Personel tim medis dan paramedis dari berbagai satuan yang telah kami siapkan, ada dokter gigi, paramedis dan perawat, ada juga 2 mobil Ambulance yang kami siapkan di Gampong Raya” ujarnya.

Sementara itu, dalam tiga pekan pascagempa, pihaknya telah memberikan pelayanan pengobatan kepada 4.305 pasien, baik kesehatan umum maupun kesehatan gigi dan mulut. Dan juga ada sejumlah pasien yang harus dirujuk.

“Dari data kami, ada sekitar 4.305 pasien yang berobat, pasien umum dan gigi, ada juga pasien yang harus dirujuk,” jelasnya.

Dan hingga saat ini tim kesehatan dari Biddokkes Polda Aceh masih melakukan pelayanan dengan melakukan patroli kesehatan secara bergiliran kepada masyarakat yang berada di desa-desa di wilayah Pidie Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: