Polisi Tangkap Tersangka Penikaman Nelayan di Gampong Lampulo

tribratanewsaceh.com – Tim gabungan Polresta Banda Aceh dan Polsek Kuta Alam menangkap seorang nelayan berinisial ZL (36), warga asal kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, atas tindak pidana penganiayaan yakni penikaman di sebuah warung di kawasan Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (1/2/2018).

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, AKP Dheni Firmandika mengatakan, korban penikaman tersebut yakni Imran Ishak (51), yang juga berprofesi sebagai nelayan, warga asal kecamatan Pidie, kabupaten Pidie.

“Penikaman berawal saat korban sedang duduk ngopi di warung itu. Kemudian pelaku juga datang sendiri ke warung tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, jum’at (02/02/18).

Dijelaskannya, keduanya berseteru akibat kesalahpahaman, yang mana korban sempat mengeluarkan kata-kata kotor saat hendak mengambil makanan di warung tersebut sementara pelaku berada di dekatnya.

Adu mulut dan pertengkaran pun terjadi. Pelaku kemudian mengambil sebuah pisah yang ada di pinggangnya dan menikam korban sebanyak dua kali di punggung. Selanjutnya, ZL pergi meninggalkan warung tersebut, sementara korban mengalami luka tusukan di bagian punggung dan dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pelaku diketahui pergi ke kawasan Gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, yang kemudian ditangkap oleh tim gabungan. Barang bukti yang diamankan yakni berupa satu unit sepeda motor Yamaha dan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menikam korban,” jelas AKP Dheni Firmandika.

Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kuta Alam guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *