Polres Abes Amankan Tiga Tersangka Penyalahguna Sabu, Dua Diantaranya Napi LP 

tribratanewsaceh.com – Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar kembali menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Selasa (30/01/18) siang kemarin, sekira pukul 13.00 WIB. 

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto mengatakan, tersangka yang diamankan yakni SY (21), Swasta serta MJ (37) dan AS (39) yang merupakan narapidana di LP Jantho. Ketiganya diketahui sebagai warga Aceh Besar.

“Dari penangkapan itu, tim yang dipimpin langsung Kasat, Iptu Yusra Aprilla menyita barang bukti berupa 1 paket sabu seberat 5,10 gram, 3 paket sabu seberat 1,54 gram, 11 paket sabu seberat 13,55 gram, satu unit sepeda motor Honda Best dan satu unit timbangan digital merek GHL serta satu unit telepon seluler,” ujar Kapolres Rabu (31/1/2018).

AKBP Heru Suprihasto menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi yang diperoleh masyarakat tentang sering terjadinya transaksi jual beli dan penyalahgunaan sabu di lokasi tersebut.

“Atas informasi itulah tim bergerak ke lokasi untuk melakukan pemancingan dan penangkapan terhadap Tersangka. Saat ditangkap, ditemukan barang bukti sabu dari tangan SY dan dia mengaku bahwa masih menyimpan sabu di dalam warung kopi miliknya,” jelas Kapolres.

Kasat Resnarkoba, Iptu Yusra Aprilla mengatakan, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan di sejumlah tempat lainnya, seperti di warung kopi dan di rumah orang tua tersangka, yang mana petugas menemukan barang bukti sabu yang disimpan di dalam lemari televisi.

“Tersangka mengakui bahwa seluruh barang haram ini diperoleh atas suruh dua napi di LP Jantho untuk dijual, yang mana keuntungannya dibagi rata,” kata Kasat.

Tim kemudian melakukan pengembangan menuju LP Klas IIB Kota Jantho dan berkoordinasi dengan Kalapas. Atas bantuan Kalapas, akhirnya polisi pun menggeledah kamar sel yang dihuni kedua tersangka yang dimaksud tadi.

“Hasilnya kita menemukan telepon seluler yang mana digunakan keduanya untuk bertransaksi dari dalam LP. Tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Aceh Besar guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan,” tambah Yusra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *