Polres Aceh Tamiang Berhasil Mengungkap Kasus Prostitusi Anak Dibawah Umur dan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Polres Aceh Tamiang berhasil mengnungkap kasus Prostitusi Anak dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta mengamankan tujuh orang tersangka, Kamis (20/04/2017).

Kapolres Aceh tamiang AKBP Yoga Prasetyo mengatakan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/36/IV/2017/ACEH/SPKT, Tgl 20 April 2017 tentang perzinahan, yang terjadi pada hari Rabu lalu tanggal 19 April 2017 sekitar pukul 21.00 WIB, di Desa Kebun Tanah Terban Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

“Masyarakat Desa setempat mengangkap tersangka atas nama A (22) dan RW (14) yang masih seorang pelajar sedang melakukan mesum, kemudian kedua pelaku tersebut dibawa dan diserahkan ke Polres Aceh Tamiang,” kata Kapolres.

Kepada petugas tersangka RW mengaku telah melakukan hubungan selayaknya suami isteri sebanyak lima kali dengan orang dan waktu yang berbeda.

“Dari hasil pengembangan, Polisi kembali mengamankan lima orang tersangka yang berperan sebagai perantara (mucikari) dengan inisial ET, NS, NH, EM dan NF, kelima tersangka ini juga masih berstatus pelajar,” ungkap Yoga.

“Para tersangka akan dijerat Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 35/2014 tentang Perlindungan anak dan Pasal 2 UU RI Nomor 21/2017 tentang TP Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman paling singkat 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tambahnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *