Polres Lhokseumawe Gagalkan Napi “Bersenjata” Bobol LP Langsa

IMG_20160314_190558tribratanewsaceh.com – Kepolisan Resor Lhokseumawe berhasil meringkus Kelompok “bersenjata” yang berencana membebaskan napi di Lembaga Pemasyarakatan Langsa.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Trirarsono. S.Ik, Senin (14/03/16) sekitar pukul 11.00 Wib dalam Press Releasenya di Mapolres Lhokseumawe dihadapan awak media menyampaikan, penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat yang bisa dipercaya bahwa akan ada pengiriman senjata dari wilayah Pidie jaya dengan tujuan ke Langsa.

Kemudian, Sabtu (12/03/16) sekira pkl 08.00 WIB, Tim Resmob yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Yasir, SE didampingi Kanit Resmob Ipda Zeska Julian Taruna Wijaya, S.S.Ik beserta anggota melakukan penyelidikan. Sekira pukul 15.00 WIB tim Resmob berhasil menangkap RA, (27), Wiraswasta, alamat Desa Blang Baro Kec. Bandar Baru, Pidie jaya. Sedangkan supir mobil Carry Pick up berhasil melarikan diri dan sampai saat ini sedang dilakukan pengejaran.

Dari hasil penangkapan tersebut Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe berhasil menyita barang bukti satu unit mobil jenis Carry Pick Up BL 9514 PC, Satu Pucuk Senjata Api Laras Pendek Jenis Revolver Diduga Rakitan warna Hitam, Satu Pucuk Senjata Api Laras Pendek Jenis FN Warna Hitam diduga Rakitan beserta satu buah Magazen dan enam butir Amunisi caliber 9 mm.

Sementara terhadap Narapidana KM Alias JN berdasarkan hasil pemeriksaan menyatakan bahwa senjata tersebut dibawa ke LP Langsa dengan tujuan untuk membebaskan diri dari LP Langsa bersama lima orang Narapidana lainya.

Dari hasil pemeriksaan sementara,


yang akan memasukkan senjata tersebut ke dalam LP Langsa yaitu MN Alias MS (Belum tertangkap/Melarikan diri) yang diantar oleh tersangka RA dan saat MN Alias MS tiba di LP Lalu MN Alias MS menitipkan senjata kepada KBR, kemudian barulah kegiatan pembebasan dilakukan saat MN Alias MS tiba di LP Langsa dan menyerahkan senjata kepada KBR, sedangkan KM Alias JN (Napi), HD Alias PN (Napi) dan MD Alias AG (Napi) serta IS (Napi) menunggu sdra KBR (Napi) dan MN alias MS bergerak membuka pintu LP dan langsung ikut melarikan diri.

Adapun Peran masing-masing tersangka dalam hal ini RR berperan mengantar senjata ke LP Langsa, MD Bin AH berperan penyedia senjata Repolver rakitan, KD Alias JN Bin berperan sebagai yang memerintahkan tersangka RA mengambil senjata dari tersangka MD dan yang memerintahkan mencari senjata, HD Alias PN berperan sebagai penyandang dana, MH Alias AT sebagai perantara/penghubung antara tersangka JN dengan tersangka MD melalui IS yang juga Narapaidana Narkoba di LP langsa.

Tersangka terancam di Pidana Maksimal Dipidana Mati/Seumur Hidup/20 Tahun karna telah melanggar pasal 1 Ayat ( 1 ) Undang – Undang Darurat Ri Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dan bahan peledak.

Humas Polres Lhokseumawe-tribratanewslhokseumawe.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: