Polres Tamiang Kembali Ringkus Tiga Pengedar Sabu

tribratanewsaceh.com – Tiga orang tersangka diduga sebagai pengedar Sabu-sabu diringkus Sat Res Narkoba Polres Aceh Tamiang. Salah satu diantaranya berinisian Rus sempat melarikan diri dengan cara melompat keluar jendela sampai terjatuh sehingga kakinya sebelah kanan luka saat digerebek petugas di sebuah rumah, Dusun Amaliah, Kota Kuala Simpang, Senin (21/08/17) sekitar pukul 12.30 WIB.

Rus dibekuk bersama rekannya berinisial SR (34) karena terhendus telah menjual, memiliki dan menyimpan serta menggunakan narkotika jenis sabu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Wijaya Yudistira Putra pada Senin (21/8/2017) membenarkan, personel Satres Narkoba telah melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku diduga pengedar sabu. Kedua tersangka itu, SR (34) dan Rus (29) warga Kota Kuala Simpang.

Pada saat dilakukan penggeledahan di rumah SR di Dusun Amaliah ditemukan barang bukti sejumlah paket sabu dan peralatannya. Satu orang tersangka, Rus coba kabur melarikan diri lewat jendela, namun berhasil dibekuk petugas. “Barang bukti disembunyikan tersangka SR dibawah sofa,” ungkap Wijaya.

Awal penangkapan, kata Kasat, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka SR merupakan spesialis pengedar sabu. Kemudian personel Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka SR dan Rus dengan barang-bukti masing-masing, satu paket sabu ukuran sedang 1,94 gram, delapan paket sabu ukuran kecil 2,20 gram, satu bong dan tiga ponsel.

Selanjutnya, dalam pengembangan kasus tersebut petugas kembali menangkap satu tersangka lagi RA (20) warga yang sama. RA ditangkap bersama barang bukti, dua paket sabu di dalam kotak rokok 0,20 gram, satu bong dan dua kaca pirex.

“Setelah menangkap SR dan Rus, satu tersangka lain, yakni RA ditangkap Senin pukul 13.00 WIB. “Kami menemukan ada pintu yang bisa menembus ke rumah sebelah, yaitu rumah RA. Kemudian melakukan penggeledahan di temukan satu paket kecil sabu di dalam kotak rokok dan sejumlah peralatan hisap di kamar tidur tersangka,” terang Iptu Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: