Polsek Idi Rayeuk Mediasi Kasus Penganiayaan Ringan Warga Tanah Anou

tribratanewsaceh.com – Polsek Idi Rayeuk, pada Selasa (07/02) pagi memediasi warga Tanah Anou yang terlibat kasus penganiayaan ringan yang terjadi pada Senin (30/01) lalu.

Kapolsek Idi Rayeuk, AKP Didik Suratno mengatakan, mediasi tersebut dilakukan sebagai salahsatu upaya pendekatan kekeluargaan dalam upaya penyelesaian masalah sekaligus sebagai pembelajaran bahwa setiap masalah bisa dituntaskan dengan cara kekeluargaan tanpa harus menempuh jalur hukum, Kata Kapolsek.

Kasus penganiayaan bermula ketika Ida Farida Binti Abdurrahman (Pelapor) melihat anak tetangga rumahnya yang berantam. Melihat anak mereka berantam kedua orang tua anak tersebut datang dan memisahkannya.

Tiba-tiba datang Abrila (Terlapor) datang bersama kawanya mendatangi Pelapor dan mengatakan “kau yang hasut anak-anak di sini biar jangan main sama anak aku,” kata Terlapor. Kemudian Pelapor mengatakan kalau dirinya tidak ada mengatakan demikian. Mendengar jawaban yang demikian, tiba-tiba Terlapor langsung mencakar wajah Pelapor dengan mengunakan kedua tangannya. Sedangkan kawan Terlapor menjambak rambut Pelapor serta ikut mencakar wajah Pelapor yang kemudian mereka pergi meninggalkan Pelapor. Atas kejadian tersebut Pelapor merasa keberatan dan melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Idi Rayeuk.

Polsek Idi Rayeuk yang menersima loporan tersebut kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sekaligus mengupayakan mediasi.

Dalam kegiatan mediasi yang dihadiri oleh ke dua belah pihak beserta keluarganya dan diperoleh hasil kesepakatan damai secara kekeluargaan dan saling memaafkan antara kedua belah pihak serta tidak akan mempersoalkan lagi kejadian tersebut yang dituangkan dalam surat pernyataan diketahui kepala desa setempat.

(Iwan Gunawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *