Polsek Simpang Ulim Berhasil Amankan Pelaku Pelempar Bus di Aceh Timur

tribratanewsaceh.com –┬áPagi dini hari tadi Polsek Simpang Ulim berhasil mengamankan dua dari 12 remaja yang diduga melempar bus penumpang antar Provinsi, Selasa (22/5/2018).

Saat itu, jelas Kapolsek, Dedy melaporkan kaca bus sebelah kiri yang disopirinya pecah diduga akibat dilempar. Saat itu bus melaju dari Banda Aceh menuju Medan.

Sedangkan para remaja yang merupakan warga Kecamatan Madat saat itu jalan-jalan menggunakan lima sepeda motor dari Madat hingga ke Kecamatan Simpang Ulim.

“Mereka dari Kecamatan Madat, main-main sampai ke Peulalu Kecamatan Simpang Ulim, saat mereka mau balik ke Madat, mereka melihat bus hendak melintas dengan sangat kencang. Karena bus melaju sangat kencang, lalu mereka lempar. Begitu pengakuan mereka,” ungkap Kapolsek.

Setelah menerima laporan dari sopir bus, jelas Kapolsek, pihaknya langsung terjun ke lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan dua remaja terduga pelempar bus dan langsung diamankan bersama satu unit sepeda motornya, kedua terduga berinisial AMR, dan ML.

Sedangkan 10 terduga lagi yang diduga ikut melempar juga masih dalam pencarian Polisi, karena mereka berhasil kabur.

“Mereka tidak ditangkap, hanya diamankan. Karena mereka masih anak-anak di bawah umur. Kita telah memanggil para orangtua masing-masing dan keuchik setempat, untuk diberitahukan bahwa anak mereka diamankan di Polsek terkait aksi pelemparan bus, agar para orang tua tidak khawatir. Karena anak-anak ini keluar dari rumah dengan alasan pergi tadarus,” jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan tidak ada korban luka dalam kejadian ini. Bus hanya mengalami pecah kaca sebelah kiri.

Namun Selasa dini hari itu, ungkap Kapolsek, para penumpang tampak sangat kesal dan emosi kepada terduga, tapi situasi berhasil dikondusifkan.

Selanjutnya, jelas Kapolsek, terkait penanganan kasus ini, pihaknya menunggu arahan dari Polres Aceh Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *