Polsek trienggadeng Bantu Mediasi Kasus Putus Tangan Anak Dibawah Umur

tribratanewsaceh.com – Mediasi Kasus Putus Tangan Anak Dibawah Umur yang dibantu oleh Kapolsek Trienggadeng Ipda Mulyadi berlangsung Damai di Mapolsek setempat, Selasa (18/10/2016) sekira pukul 14.30 WIB.

Perkara dengan nomor Laporan Polisi : LP / 44 / IX / 2016 tanggal 16 September 2016 tentang kelalaian mengakibatkan orang luka tersebut,  akhirnya menemui titik temu untuk dapat diselesaikan dengan cara musyawarah di Mapolsek Trienggadeng.

Rapat Mediasi  yang dihadiri oleh Kapolsek Trienggadeng Ipda Mulyadi,  Kedua Belah Pihak Orang Tua, Pabung Pidie Jaya, Petugas BAPAS dari Banda Aceh, BKBPP Pidie Jaya, P2TP2A Pidie Jaya, Danramil Trienggadeng, dan para Geuchik, Tomas, Toga dan Todat Kedua Belah Pihak tersebut berjalan dengan damai dan pihak korban a.n SYD AD Bin Musdir meminta ganti rugi kepada orang tua pelaku sebesar Rp 27.500.000,-( Dua Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) ditambah biaya lanjutan,namun pihak pelaku hanya sanggup membiayai pengobatan sebesar Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah).

Kapolsek Trienggadeng Ipda Mulyadi yang dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan, bahwa walapun Rapat Mediasi kasus putus tangan anak dibawah umur tersebut yang berlangsung sekitar empat Jam lebih tersebut belum membuahkan hasil yang maksimal, saya menghimbau agar kedua belah pihak bisa sama–sama menahan diri sehingga permasalahan ini agar bisa di tuntaskan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak pun berjanji akan duduk bersama kembali pada hari Senin depan, Ujar Mulyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *