POLSI TAK LAGI BISA DIPERCAYA !!! BENARKAH ???

Teuku Adee

Tak bisa dipungkiri, tak bisa dihindari. Itu lah keadaan yang kita rasakan dalam beberapa bulan terakhir ini, suka atau tidak, benar atau tidak, di era internet dan kebebasan berpendapat ini kita terus menerus mendapat informasi yang seolah tak bisa dibendung lagi.

Tapi apakah seburuk itu ? apakah separah itu ? Kita hanya bisa melihat berbagai fakta yang terpapar secara bebas saat ini. Kriminalisasi ulama, kasus chat mesum HRS dan FH yang semakin hari semakin berbelit-belit, istilah PERSEKUSI yang seolah-olah hanya membidik umat Islam dan kasus-kasus lainnya.

Dari fakta-fakta diatas, memang sulit rasanya untuk masyarakat bisa percaya lagi kepada institusi yang bernama POLISI tersebut. Sekali lagi pertanyaannya, apakah seburuk itu ? apakah separah itu ?

Walaupun banyak sekali berbagai fakta yang sangat memojokkan Polisi, tapi juga tak bisa dipungkiri masih  banyak sisi baik dan positif para penegak hukum ini terlebih di daerah kita Provinsi Aceh, seperti pada tulisan terdahulu Polisi-polisi di Aceh semakin menunjukkan sikap simpatik dan ramah kepada masyarakat, apalagi di bulan suci Ramadhan ini berbagai aksi simpatik ditunjukkan para anggota polisi, sikap ramah dan bersahabat, pembagian takjil untuk berbuka puasa, memberikan santunan kepada anak yatim dan warga yang kurang mampu, bahkan yang sangat menarik adalah memberikan pembinaan kepada anak-anak punk yang nota bene sudah dianggap sampah masyarakat bagi sebagian orang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan yang ditemui diruang kerjanya mengungkapkan,”Terus terang saat ini polisi dalam posisi yang sangat dilematis, kita selalu dituntut dan memang seharusnya selalu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan harus selalu bersikap tegas untuk selalu menjaga dan memberikan rasa aman kepada mereka, tapi disisi yang lain kita (polisi) selalu dihujat, dicemooh, dicaci maki dan dianggap sebagai sumber masalah dan biang kisruhnya bangsa ini, tapi ini lah kenyataannya. Yang jelas kami Polisi akan selalu bersikap proffesional dan tidak akan terpengaruh dengan kabar-kabar miring tersebut, kami akan tetap selalu tegak lurus dalam menjaga keamanan, menertibkan lalu lintas dan selalu berusaha melayani masyarakat dengan sepenuh hati, kami tidak bisa memaksa masyarakat untuk mengatakan bahwa polisi itu baik, yang penting terus berbuat baik dengan niat karena Allah, semoga masyarakat bisa merasa aman dan nyaman bersama polisi, karena hal itu lah yang kita inginkan”. Demikian pungkas beliau.

Kita berdoa semoga Polisi Indonesia, khususnya di Aceh bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, bisa tetap ada dihati masyarakat. Mengenai pertanyaan “Apakah separah itu ? apakah seburuk itu ?”  hanya Polisi sendiri yang bisa menjawabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *