Ratusan Pelanggar Lalu Lintas di Razia di Aceh Utara, Diperlakukan Bak Raja Selama Ramadhan

tribratanewsaceh.com – Ratusan pelanggar lalu lintas yang  terjaring razia di depan Terminal Lhoksukon, Aceh Utara, diperlakukan bak raja oleh jajaran Sat Lantas Polres Aceh Utara, Senin (21/5/2018) sore.

Pasalnya, bukannya ditilang, pelanggar malah disediakan kursi, disuguhkan hiburan rakyat seperti marawis, disiapkan takjil, bahkan diajak buka bersama oleh Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Tak hanya itu, jajaran Sat Lantas Polres Aceh Utara juga menghadirkan ustad untuk memberikan ceramah agama atau tausyiah tentang menjaga keselamatan sambil menunggu adzan Magrib untuk berbuka puasa bersama.

“Ini merupakan hal yang unik dan baik, karena melihat selama ini banyak masyarakat di bulan Ramadhan melanggar aturan berlalu lintas, kami ingin menciptakan budaya malu, karena tindakan represif tidak selalu bisa merubah pola masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” ujar Kapolres, AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Banyak dari masyarakat yang terkejut ketika diadakan pemeriksaan tersebut. Bagi yang tertib, Kasat Lantas, Iptu Sandy Titah Nugraha dan jajaran langsung memberikan roti, kue dan takjil yang kemudian pengendara diperbolehkan langsung melanjutkan perjalanan sebagai “reward”.

“Namun bagi yang melanggar, diberi dua pilihan sebagai “punnishment” mau ditilang dan lanjutkan perjalanan atau duduk sejenak untuk mendengarkan marawis dan tauziah dari ustad, serta berbuka bersama dan ternyata hampir seluruh pelanggar memilih untuk duduk dan mendengar tauziah dan berbuka bersama Bapak Kapolres,” ungkap Sandy.

Salah satu warga yang juga pengendara bernama Mulyani (24) mengaku terkejut dengan adanya kegiatan ini. Dirinya juga mengaku malu karena telah melanggar aturan lalu lintas, padahal hal itu demi kebaikannya sendiri.

“Ya awalnya saya terkejut, kok puasa-puasa menjelang berbuka puasa ada razia, namun setelah dijelaskan saya malah menjadi malu, karena pak polisi baik-baik, bukannya saya ditilang, malah saya diperlakukan seperti spesial seperti raja, dikasih makanan dan hiburan gratis,” ucap Mulyani.

Kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di Aceh Utara dan berhasil menyedot perhatian publik. Dimana, inovasi yang dibuat jajaran Sat Lantas Polres Aceh Utara tergolong unik dan kreatif serta mampu menyentil para pelanggar dengan cara yang halus.

“Kami sangat berharap kedepan terus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mengajak masyarakat tertib berlalu lintas. Karena menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain sangat dijunjung tinggi dalam ajaran agam Islam itu sendiri,” kata mantan Kasat Lantas Polres Aceh Besar ini.

Dalam kegiatan itu, pihaknya melibatkan 35 personel Sat Lantas dan menjaring 134 pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara roda dua, dengan jumlah roda dua yang terjaring sebanyak 84 unit dan roda empat sebanyak 3 unit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *