Sat Polair Aceh Timur Intensifkan Patroli Laut, Guna Antisipasi Kejahatan di Laut

tribratanewsaceh.com – Upaya mempersempit dan mengantispasi ruang gerak para pelaku tindak kejahatan berikut segala gangguan kamtibmas terus gencar dilakukan jajaran Polres Aceh Timur di seluruh wilayah hukumnya. Termasuk peraiaran yang juga turut disambanginya guna mencegah tindak kejahatan di laut seperti penangkapan ikan secara ilegal maupun penyelundupan barang-barang ilegal dan terlarang dari luar negeri, Sat Polair Polres Aceh Timur secara intensif dan terprogram melakukan patroli di perairan yang masuk dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur. Mengingat Aceh Timur memiliki garis pantai yang sangat panjang ditambah banyaknya yang disebut pelabuhan tikus yang bisa dilalui kapal-kapal kecil sehingga rawan akan tindak pidana penyelundupan barang-barang ilegal serta narkotika.

Patrloli Laut (1)“Patroli kami rutin kami lakukan, setiap minggunya kami laksanakan, hanya jam pelaksanaanya yang kami rubah setiap harinya dalam satu minggu. Dengan melaksakan patroli pada jam yang berbeda tentunya sangat efektif, karena para pelaku kejahatan tidak bisa membaca kebiasaan patroli yang kami lakukan.” Kata Kasat Polair Polres Aceh Timur, Iptu Pidnal Limbong.

Selain itu Kasat Polair menambahkan, pihaknya memfokuskan pengawasan yang dilakukan anggota Sat Polair dan tersebar di beberapa titik untuk mengawasi perairan maupun pantai yang masuk dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur. Ada 12 personil setiap hari yang dikerahkan untuk melakukan patroli dengan menggunakan armada kapal C3 dalam menjaga garis pantai di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Dalam kegiatan patroli tersebut kami juga melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen pelayaran juga barang-barang bawaan para nelayan. “Polair Polres Aceh Timur kini sudah siaga penuh.” Ungkap Kasat Polair Polres Aceh Timur Iptu Pidinal Limbong.

Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum menyampaikan, Kegiatan patroli ini merupakan salah satu program prioritas Kapolri dalam 100 hari kerjanya. Maksud dan tujuan diadakan patroli ini adalah sebagai upaya peningkatan kinerja dan pelayanan Polisi kepada masyarakat melalui Perpolisian Kemasyarakatan (Polmas) Perairan. Sehingga masyarakat mudah terlayani apabila terjadi masalah-masalah terutama tindak pidana kejahatan di laut, termasuk mengantisipasi aksi teror melalui akses jalur laut.

Diharapkan, melalui kegiatan patroli tersebut, kejahatan perairan dapat dicegah. Tentunya hal ini juga membutuhkan peran serta dan kerjasama seluruh unsur kemaritiman dan yang utama adalah para nelayan berikut seluruh mayarakat agar dapat berperan secara aktif menginformasikan bila melihat, mengetahui atau mendengar  hal-hal yang mencurigakan di perairan atau di garis pantai, agar supaya melaporkan kepada anggota kami yang melakukan patroli. Ungkap Kapolres.

Ditambahkan nya, dengan seringnya Satpolair rutin melakukan patroli, maka tidak ada kesempatan bagi para pelaku kejahatan seperti perompak, bajing lompat serta pencurian di atas kapal dan yang lebih utama adalah penyelundupan barang-barang illegal dan terlarang dari luar negeri yang masuk ke Aceh Timur melalui jalur laut. Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *