Sat Reskrim Polresta Banda Aceh Amankan Pencuri Arus Listrik

tribratanewsaceh.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Banda Aceh, menangkap Rudi Herwantoni warga Gampong Surien Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Pria berusia 28 tahun tersebut ditangkap dirumahnya 25 Agustus lalu karena menipu Muklis, 52 pelanggan PLN, warga perumahan komplek BPKP di Desa Lamlagang Kec. Banda Raya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin SH mengatakan, modus yang dilakukan pelaku untuk menipu korbannya yakni dengan mengaku sebagai petugas PLN. Kepada korban, pelaku mengaku petugas PLN dan menawarkan jasa pemasangan listrik kembali dengan mengutip sejumlah uang.

Umumnya kata Kapolresta, korban merupakan pelanggan PLN yang terkena pemutusan arus listrik karena tidak membayar tagihan. Adapun korbannya merupakan pelanggan PLN yang arus listriknya pernah diputuskan pelaku saat masih menjadi tenaga kontrak pada PT PLN Aceh.

“Jadi pelaku ini memang pernah bekerja sebagai tenaga kontrak di PLN, namun akhirnya dipecat. Berbekal pengalaman selama bekerja di PLN, pelaku ini kembali mendatangi rumah yang listriknya pernah diputus pelaku,”kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin SH kepada wartawan, Jumat (02/09/16).

Aksi Rudi terungkap setelah Muklis warga komplek BPKP Lamlagang melapor ke Kepolisian setelah petugas resmi PLN mendatangi kediamannya. Korban yang merasa telah melunasi tagihan listrik terkejut ketika listrik dirumahnya kembali diputus petugas PLN.

“Korban mengaku telah menyerahkan uang Rp 15 juta kepada pelaku agar listrik dirumahnya dipasang kembali. Tapi tidak berapa lama petugas resmi PLN kembali datang dan memutus listrik. Ternyata meteran yang dipasang pelaku ini meteran tidak resmi,”ujar Kapolresta.

Hingga kini Kepolisian kota Banda Aceh masih mengusut keterlibatan pelaku dalam aksi pencurian arus listrik. Pasalnya saat pemeriksaan, pelaku mengaku juga menawarkan jasa penyetelan meteran listrik kepada PLN agar tagihan bulanan tidak membengkak.

“Ada 22 korban menjadi korban dan kami masih menunggu laporan mereka. Nanti setelah melapor baru kita ketahui apakah pelanggan ini juga terlibat pencurian atau tidak,”kata Kombes T Saladin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *