Satreskrim Polres Lhokseumawe Berhasil Tangkap DPO Penikaman dan Pembakaran Mobil

tribratanewsaceh.com – Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe terpaksa mengeluarkan tembakan ke udara saat menangkap tersangka penikaman dan pembakaran mobil yang sudah dinyatakan DPO sekitar enam bulan, Senin (28/5) pukul 23.00 WIB. Polisi harus melepaskan tembakan ke udara, dikarenakan tersangka berupaya melawan petugas saat hendak dibekuk. Tersangka berinisial Ha (45) tersebut merupakan warga Banda Sakti, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, menyebutkan, ada dua kasus yang diduga menjerat Ha, yakni pembakaran mobil KIA Travello tahun 2016 dan penganiayaan berat dengan melakukan penikaman yang terjadi November 2017 lalu.

Setelah terjadi penikaman, keluarga korban membuat laporan secara resmi ke Polres Lhokseumawe. Setelah pihaknya mendapatkan laporan, maka langsung melakukan pengembangan. “Tahap awal, kala itu kita berhasil mengidentifikasi tersangka. Namun saat kita buru, tersangka telah melarikan diri, sehingga ditetapkan sebagai DPO,” ujar AKP Budi.

Hingga pada Senin malam, pihaknya mendapatkan informasi lanjutan bahwa Ha telah kembali lagi ke rumahnya di kawasan Banda Sakti. “Mendapatkan informasi itu, tim kita langsung bergerak menuju rumah tersangka. Saat kita hendak menangkap, Ha sempat berupaya melawan petugas. Makanya kita harus mengeluarkan tembakan peringatan ke udara beberapa kali. Selanjutnya tersangka pun berhasil dibekuk, dan langsung dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa ke Mapolres Lhokseumawe,” papar AKP Budi.

Sementara ini, tersangka masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk menjalani proses hukum lanjutan. “Tersangka kita kenakan dengan Pasal 353 KUHPidana dan Pasal 187 KUHPidana tentang penganiayaan berat dan pembakaran mobil, dengan ancaman hukuman masing-masing di atas 5 tahun penjara,” demikian AKP Budi.

Pembakaran mobil penumpang jenis travello yang diduga dilakukan tersangka terjadi pada tahun 2016. Tanpa diketahui sebab pasti kala itu, tersangka diduga tiba-tiba menghentikan mobil Travello di kawasan Banda Masen, Lhokseumawe, dengan senjata tajam di tangan. “Selanjutnya para penumpang disuruh turun, dan tersangka pun langsung membakar mobil. Usai pembakaran dia pun sempat kita nyatakan DPO juga. Sehingga baru sekarang berhasil kita tangkap,” pungkas AKP Budi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *