Satu Rumah Ludes Terbakar Ibu dan Anak Tewas Terpanggang

tribratanewsaceh.com – Satu unit rumah semi permanen di  jalan lintas Medan-Banda Aceh di Dusun Tualang, Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang ludes terbakar, Selasa (21/2/2017) sekitar pukul 04.45 WIB.

Akibat peristiwa itu, seluruh harta benda tidak dapat diselamatkan. Bahkan, dua orang penghuni rumah dilaporkan tewas terpanggang, yakni Wan Ernani (50) dan Riska Anzeli Maulita (15). Kedunya merupakan ibu dan anak, diduga terkurung dalam rumah saat kobaran api melumat bangunan dan isi rumahnya.

Informasi dirangkum tribratanewsaceh.com menyebutkan, rumah yang terbakar di Dusun Tualang itu, milik Asmin alias Buyung (55). Saat musibah kebakaran terjadi, dia tidak berada dirumah kerena sedang bekerja di daerah Sumatera Utara.

“Didalam rumah hanya ada dua orang yaitu ibu dan anaknya yang paling bungsu. Sedangkan suaminya sedang bekerja di Asahan, Sumatera Utara,” kata Abdul Samad yang merupakan pak cik korban.

Abdul Samad mengaku belum bisa pastikan penyebab kebakaran tersebut, namun dugaan sementara sumber api dipicu dari arus pendek listrik. Pihak tidak pernah menduga kalau kebakaran yang terjadi pagi buta itu telah merenggut dua nyawa sekaligus. “Saya rasa mereka sedang tertidur, begitu tahu ada kebakaran sudah terkurung oleh api tidak bisa lagi menyehatkan diri,” tuturnya.

Menurutnya, setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas BPBD Aceh Tamiang dan dibantu warga, kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tragis. Sekujur tubuh korban hangus terbakar dan selanjutnya di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang untuk di otopsi.

Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB kedua jenazah diantar ke rumah duka milik anaknya yang tak jauh dari rumah korban untuk disemayamkan. “Saat ini dikebumikan, pihak keluarga masih nunggu anakya dari Bandung sedang dalam perjalanan pulang kemari,” ujarnya.

Tetangga korban, Sutrisno memperkirakan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB menjelang waktu Subuh. Dia terbangun dari tidur langsung berlari kerumah korban untuk memberi pertolongan sampai bagian kakinya terluka.

Pihaknya juga sempat mendengar ada suara ledakan dari rumah korban, kemudian melihat kobaran api semakin membesar terutama dari belakang rumah. “Kami semua mengetahui ada kebakaran tapi saat api sudah kadung membesar, sehingga kami tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Dia dan warga lainya berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pos Kota Kualasimpang namun petugas lambat tiba dilokasi sehingga rumah rata dengan tanah. “Mobil Damkar ada turun tiga unit, namun hanya satu yang berfungsi. Dua unit lagi tidak siap sedia air,” kata warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga saat kebakaran sudah berlangsung lama. Saat tiba dilokasi, bangunan rumah sudah dipenuhi api sehingga butuh waktu lama untuk memadamkan.

“Kita ada kirim tiga unit mobil Damkar dari Pos Kota Kualasimpang. Hanya dua mobil yang bisa masuk dan satu unit lainya tidak dapat menjangkau lokasi karena terjebak macet berhubung lokasi kebakaran berada dipinggir jalan raya. Namun kita sempat membantu padamkan api,” ungkapnya.

Dikatakan Syamsul, dua orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut, yaitu anak dan mamak. Diduga meraka terkurung dalam rumah saat api sudah tidak terkendali lagi. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian terhitung  saat petugas berada di lokasi. “Petugas kita juga membantu membawa jasad korban ke RSUD Aceh Tamiang,” sebutnya.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, S.Sos mengatakan, pada pukul 07.00 WIB pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pasca kebakaran Polsek Kejuruan Muda juga sudah memasang garis Polisi untuk melakukan olah TKP.

Berdasarkan keterangan para saksi Polisi, dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran hingga menewaskan dua orang tersebut akibat arus pendek listrik. “Kita sudah olah TKP disekeliling rumah korban tidak ditemukan benda-benda lain yang mencurigakan berkaitan dengan kebakaran itu. Termasuk dari Polsek Kejuruan Muda juga sudah memeriksa TKP. Kita menduga akibat arus pendek listrik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *