Seorang Remaja Tewas di Arena Balap Liar, Polres Aceh Barat Tingkatkan Patroli Guna Cegah Hal Serupa Terjadi Lagi

tribratanewsaceh.com – Zaki (14) seorang remaja berstatus pelajar tewas pada kecelakaan arena balap liar di Jalan Iskandar Muda Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.
“Setelah kejadian itu warga langsung membawa Zaki ke rumah sakit, saya belum melihat langsung kondisinya. Tadi orang rumah sakit bilang bahwa dia sudah meninggal,” kata Ofra, salah seorang rekan korban di Meulaboh, Minggu.
20150312-tabrakanKejadian naas tersebut menimpa korban pada Sabtu (24/9) malam saat berlangsung balapan tunggal antara dua unit kendaraan yang sedang melaju kencang, saat mendekati garis finish kedua sepeda motor itu terserempet sehingga salah satu kendaraan jatuh terlempar ke bahu jalan.
Korban sendiri sudah dikenal sebagai salah satu peserta balap liar terbaik versi remaja di arena balapan liar di Jalan Iskandar Muda Meulaboh, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang diadakan secara kucing-kucingan dari pantauan aparat Kepolisian.
Sementara itu Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas AKP Faisal yang dikonfirmasi membenarkan ada insiden tersebut dan pihak Kepolisian sendiri telah melakukan tindakan penangganan selanjutnya.
21460983layer-500x5006780x390“Arena balapan liar remaja itu sudah menjadi lokasi yang rutin menjadi tempat mengadu kejantanan bagi pengendara sepeda motor untuk usia remaja pada setiap Sabtu malam hingga Minggu dini hari, dan bukan baru kali ini memakan korban jiwa,” ungkap Kapolres,
Saat dilakukan pengawasan dan penangkapan oleh pihak Kepolisian baik Polsek Johan Pahlawan dan dari Satlantas Polres Aceh Barat, para pengendara sepeda motor didominasi usia remaja selalu kabur sebelum tertangkap, bahkan beberapa kali juga pernah tertangkap karena telah dikepung.
20150707kapolres_aceh_barat_akbp_teguh_priyambodo_nugroho_sik“Kami telah berupaya untuk menghentikan segala aktivitas balap liar di daerah tersebut, akan tetapi para muda mudi ini tak pernah menghiraukan himbauan kami, karena tidak ingin kejadian seperti ini akan terulang kembali, saya sudah perintahkan agar para petugas melaksanakan patroli rutin setiap malam didaerah tersebut, sehingga tidak akan ada yang berani lagi untuk melaksanakan balapan maut tersebut,” tambah Teguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *