Tim Gabungan Polda Aceh Tangkap Penculik dan Pemerasan Sekeluarga di Bireun

tribratanewsaceh.com – Tim gabungan dari Subdit 3 Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh, BKO Sat Brimob, Polres Bireuen, Polres Aceh Timur serta Polres Lhokseumawe menangkap komplotan pelaku penculikan dan pemerasan di Bireuen, Senin (31/12/2018) dinihari.

Penangkapan yang dilakukan sekira pukul 02.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Aceh, Kompol Suwalto. Pelaku ditangkap di kawasan Gampong Alue Let, Kecamatan Siblah Krueng, Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama mengatakan, pelaku yang ditangkap yakni SF alias Abu Yan (45), warga Bireuen, DK (24), warga Aceh Tengah dan TLS (45), warga Aceh Timur.

“Diamankan barang bukti sebuah mobik minibus jenis Toyota Avanza bernopol BK 1760 CZ, dua buah handphone, selembar bendera bulan bintang, sebuah obeng dan rantai serta gembok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan yang dibuat oleh keluarga korban penculikan. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui salah satu tersangka sedang berada di rumah istrinya berinisial MB.

“Dari informasi itu tim mengejar pelaku ke lokasi yang dimaksud. Saat digerebek, ketiganya ditemukan di rumah itu. Dua diantaranya melawan dan mencoba kabur sehingga diambil tindakan tegas terukur, dua lainnya kabur yakni AR dan IP alias Bob,” jelasnya.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah korban yang diculik di dalam rumah itu. Para korban dan pelaku pun kemudian diamankan ke Mapolres Aceh Timur untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Para pelaku dijerat Pasal 328 Jo Pasal 333 Jo Pasal 368 KUHP UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tambah Iptu Eko Rendi Oktama.

Pelaku sendiri menculik korban sekeluarga yang merupakan warga Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Langsa. Mereka yakni Irwan (30) beserta istri, Meta Isna (25) dan dua orang anaknya yakni Naila (2) serta Abizar yang masih berusia 7 bulan.

Irwan diketahui bekerja sebagai Satpam di Rumah Sakit Umum Langsa. Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro dan Kasat Reskrim, AKP Erwin S Wilogo belum berhasil dikonfirmasi terkait kronologis penculikan dan pemerasan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *