Tower WIFI Patah, Dua Pekerja Ikut Terjatuh, Satu Meninggal

tribratanewsaceh.com – Dua pekerja terjatuh dari ketinggian 35 meter saat memasang tower WIFI di SMP N 3 Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Minggu (27/08/17) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, salah satu pekerja tewas di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi membenarkan hal itu, ia menyebutkan, korban yang meninggal adalah Alamsyah, 35 tahun, warga Gampong Rawang Itek. Sedangkan korban luka-luka yaitu Irwansyah, 30 tahun, warga Gampong Meunasah Pantonlabu. Keduanya berasal dari Kecamatan Tanah Jambo Aye.

“Sekitar pukul 09.00 WIB tadi (Minggu), korban bersama rekannya membangun rangkaian tower penguat WIFI di SMPN 3 Tanah Jambo Aye, dengan ketinggian sekitar 35 meter. Setelah tower terpasang, pukul 17.30 WIB, Alamsyah memanjat tower untuk memasang pemancar WIFI di ujung tower. Di belakangnya, Irwansyah juga menyusul memanjat tower tersebut,” ujar AKP Teguh.

Setiba di ujung tower, Alamsyah mengikat dirinya dengan tali pengaman pada besi tower. Sementara Irwansyah berada di tengah tower.

“Tiba-tiba kawat pengikat keseimbangan tower di dinding pagar sekolah putus, sehingga tower goyang. Alamsyah yang berada di ujung tower hilang keseimbangan. Dalam posisi terikat, ia terjatuh bersamaan dengan tiang tower patah dan tubuhnya menghantam beton taman bunga di depan kelas sekolah tersebut. Sementara Irwansyah yang berada di tengah tower terjatuh ke atas atap ruang belajar,” ujar AKP Teguh.

Tak lama berselang personel Polsek Tanah Jambo Aye tiba di lokasi. Irwansyah langsung dibawa ke Puskesmas, demikian juga dengan Alamsyah yang sudah tidak bernyawa lagi.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi mata kepada polisi, korban meninggal murni karena kecelakaan kerja. “Kita imbau kepada para pekerja agar selalu memakai alat pengaman kerja atau safety keamanan yang layak, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Itu penting, terutama bagi pekerja lapangan,” kata AKP Teguh Yano Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: