Transaksi Sabu di Depan Kamar Sel, Petugas Rutan Jantho Amankan Seorang Napi Beserta Barang Bukti

tribratanewsaceh.com – Tersangka berinisial MAA (21), warga Gampong Sibreh Keumudee, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, yang merupakan narapidana Rumah Tahanan Kelas II B Jantho kasus narkotika kembali ditangkap Polisi atas kasus yang sama.

Tersangka diamankan petugas karena diketahui bertransaksi sabu di depan salah satu kamar sel Rutan tersebut, Minggu (10/12/2017) kemarin, sekira pukul 23.30 WIB.

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Rio S Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Maunawar, SH mengatakan, saat pelaku diamankan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 paket kecil sabu seberat 1,30 gram, sebuah pipa kaca berisikan sisa sabu dan satu set plastik bening yang diduga untuk membungkus sabu.

”Tersangka merupakan napi Rutan Jantho atas kasus yang sama, tersangka tertangkap saat bertransaksi dengan seseorang,” ujar Kabid saat dikonfirmasi Rabu (13/12/217).

Penangkapan dilakukan oleh petugas Rutan, dimana tersangka saat itu sedang bertransaksi dengan seseorang, tepatnya di depan kamar sel nomor 6 dalam rutan tersebut.

Saat itu, tersangka tengah memberikan satu paket kecil sabu miliknya.

”Aksinya lebih dulu diketahui petugas rutan yang saat itu sedang piket malam yang langsung mengamankan tersangka,” kata Kombes Pol Misbahul.

Atas kejadian itu, petugas rutan kemudian melakukan pemeriksaan yang awalnya menemukan satu paket kecil sabu yang diletakkan di atas pagar (tembok) kamar sel rutan yang kemudian petugas membawa tersangka ke aula rutan untuk diperiksa.

”Saat diperiksa badan, petugas menemukan 11 paket kecil sabu lainnya yang diletakkan di dalam saku celana sebelah kiri yang dikenakan. Petugas juga kembali memeriksa di dalam kamar sel tersangka tepatnya di ruang dapur, kembali ditemukan barang bukti dua buah pipa kaca berukuran kecil dan sedang yang berisi sisa sabu,” jelasnya.

Petugas rutan kemudian menyerahkan tersangka dan barang bukti yang ditemukan ke Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar untuk diproses lebih lanjut.

”Tersangka dan barang bukti masih diperiksa, guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lanjut,” tambah Kabid Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *