Warga Temukan Tulang-Belulang Saat Gali Sumur Tua, Diduga Sisa Konflik

Tribratanewsaceh.com – Sisa tulang-belulang manusia kembali ditemukan warga di kawasan Dusun Lhok Yeu, Gampong Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu (28/2/2018).

Tulang-belulang itu ditemukan Mukhtaruddin (35), warga Dusun Cot Mata Ie, Gampong Paya Rabo Timu, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Menurut Kapolda Aceh melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar saat dikonfirmasi mengatakan, penemuan tulang tersebut berawal saat Mukhtaruddin sedang menggali sebuah sumur tua yang berada di kebunnya, Selasa (27/2/2018) kemarin, sekira pukul 16.30 WIB.

“Menurut saksi sumur itu adalah sumur tua yang sudah tertimbun lama. Saat menggali, saksi menemukan celana, merasa curiga kemudian ia terus menggali sehingga menemukan benda lainnya,” ujarnya.

Adapun barang yang ditemukan oleh Mukhtaruddin yakni berupa dompet, baju, celana pendek, celana dalam serta sisa Tulang belulang manusia. Karena ditemukan saat menjelang Magrib, Mukhtaruddin kemudian membungkus kembali temuannya tersebut dan pulang ke rumah sembari melaporkan hal ini ke aparatur desa setempat.

“Esok pagi sekira pukul 09.00 WIB, saksi dan warga kembali ke lokasi untuk menggali kembali sumur itu. Setengah jam kemudian seorang perempuan yakni Helmiati (40), Petani, warga Gampong Jurang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, datang dan mengaku pernah kehilangan suaminya saat konflik dulu sekitar tahun 2002,” jelasnya.

Setelah melihat pakaian yang ditemukan, dirinya pun masih belum dapat memastikan bahwa pakaian tersebut adalah pakaian terakhir yang digunakan suaminya sebelum menghilang dan tidak kembali. Akan tetapi, Helmiati mengaku menandai dompet yang ditemukan.

“Helmiati mengaku dompet itu milik suaminya bernama Zulkifli (45), Petani, warga Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara yang hilang pada tahun 2002 lalu,” ungkap Misbah.

Menurut informasi yang diperoleh, lokasi penemuan sisa tulang-belulang itu pun dulunya bekas pos militer milik aparat BKO saat konflik. Adapun barang bukti yang ditemukan berupa 7 buah tulang lurus dan 2 buah tulang engsel, selembar baju kaos berkerah motif kotak, selembar celana panjang warna krim, selembar celana pendek bahan kaos, selembar celana dalam dan sebuah dompet warna hitam.

“Saat ini barang bukti yang ditemukan sudah kita amankan di Mapolres Lhokseumawe, selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan pihak kedokteran, akan kita beritahukan jika ada perkembangan,” tambah Kabid Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *