Wujudkan Cita-Citanya, Bripka Zainal Bangun Rumah Dhuafa

20160924202230tribratanewsaceh.com – Hujan badai dan angin kencang yang melanda kawasan Aceh Utara Sabtu lalu (17/09/16), mengakibatkan rusaknya rumah Mariana (33) janda miskin warga desa Pucok Alue kecamatan Baktya, Aceh Utara, akibat tertimpa pohon pinang.

Sejak suaminya meninggal dalam kecelakaan tiga tahun lalu, Mariana bekerja sebagai petani upahan di sawah milik warga desa. Walau sering sakit, ia tetap berjuang untuk menghidupi empat anaknya yang telah yatim, Nurul A’la (15), Maulida Rahmi (12), Mulyani (10) dan si bungsu Rina (3).

“Saya sudah sering membuat permohonan dan prosoposal untuk memperbaiki gubuk kami, namun belum ada bantuan. Sekarang rumah kami rusak, semoga ada yang mau mengasihani saya dan anak-anak yatim ini,”ungkap Mariana atas musibah yang menimpanya.

Kabar musibah yang menimpa keluarga dhuafa ini, sampai ke Bripka Zainal Abidin. Anggota Kepolisian yang bertugas di Polsek Seuneudon, Aceh Utara ini pun tergerak hati untuk membantu. Setelah melihat kondisi rumah tersebut, setelah bermusyawarah dengan pihak desa, Bripka Zainal mengambil tindakan merubuhkan seluruh rumah dengan tujuan membangun kembali rumah baru untuk keluarga dhuafa ini.

Dengan biaya sendiri, ia memperkerjakan beberapa tukang dan memulai pembangunan rumah Mariana.

“Awalnya saya berniat menunaikan zakat, namun mengetahui musibah keluarga yang dihuni para anak yatim ini, saya tergerak membangun rumah ini. Membangun rumah dhuafa memang cita-cita saya yang sudah lama, Alhamdulillah kali ini Allah memberi saya kesempatan melaksanakannya,” ujar Bripka Zainal bersyukur diberi kesempatan dan kemudahan untuk beramal.

20160924202225Bripka Zainal putra kelahiran Padang Tiji, kabupaten Pidie yang telah lama tinggal di Alue Puteh, Aceh Utara ini, memang dikenal aktif dalam sejumlah kegiatan sosial. Suami dari Karmila dan ayah dari seorang putri dan putra ini, juga aktif sebagai dewan pembina Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) korwil Aceh Utara.

Mengetahui kegiatan yang dilaksanakan Bripka Zainal ini, Ketua Umum KSDA Akmal Hanif berkesempatan mengunjungi proses pembangunan rumah dhuafa tersebut, dan menyerahkan bantuan sosial, untuk sekedar meringankan beban hidup Mariana dan keluarga.

“Kita harus bersyukur bahwa di Aceh masihbanyak para dermawan dari berbagai profesi, khususnya anggota kepolisian seperti Pak Zainal, yang memiliki kepedulian sosial terhadap sesama. Semoga apa yang beliau lakukan menjadi teladan dan dapat diiktui oleh masyarakat Aceh lain yang memiliki kelebihan rejeki,” ungkap Akmal memberi apresiasi kemurahan hati Bripka Zainal.

Pembangunan rumah Mariana diperkirakan akan selesai dalam 10 hari. Untuk rumah ini, direncanakan akan dibuat semi permanen, dengan perkiraan dana yang dibutuhkan sebesar lima belas juta rupiah yang berasal dari usaha toko bangunan yang dimiliki Bripka Zainal.

(Lensa Aceh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *